Formula 1, Sportrik Media – Christian Horner dilaporkan sedang menjalani pembicaraan serius untuk kembali ke Formula 1 melalui Alpine, dengan rencana membeli saham minoritas dari investor Otro Capital.
Mantan prinsipal Red Bull ini dipecat pada Juli 2025 setelah 20 tahun memimpin, dan kini berada di masa gardening leave hingga sekitar April 2026.
Selain itu, laporan dari De Telegraaf menyebut Horner didukung kelompok investor untuk mengakuisisi 24 persen saham Alpine yang dimiliki Otro Capital, yang dikabarkan ingin menjual aset tersebut.
Analisis lebih dalam menunjukkan hubungan dekat Horner dengan Flavio Briatore, penasihat eksekutif Alpine, menjadi faktor kunci. Horner tidak membantah adanya pembicaraan saat ditanya, tapi enggan berkomentar lebih lanjut.
“Horner tidak menyangkal pembicaraan dengan Renault atau Alpine,” tulis De Telegraaf.
ADVERTISEMENT
Namun, Alpine baru saja menutup musim 2025 di posisi terbawah Constructors' Championship, performa terburuk sepanjang sejarah tim. Transisi ke mesin Mercedes mulai 2026 diharapkan membawa perbaikan di era regulasi baru.
Hubungan ini bisa membawa Horner ke peran kepemilikan atau manajemen tinggi, bekerja sama dengan Briatore untuk merevitalisasi tim Enstone-based tersebut.
Prospek kembalinya Horner ke F1 semakin menarik, terutama dengan pengalaman suksesnya membangun Red Bull menjadi kekuatan dominan. Jika deal tercapai, ini bisa menjadi salah satu transfer sensasional menjelang 2026.
Kunjungi Sportrik.com untuk update terkini Formula 1.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!