Ross Chastain mengaku frustrasi dengan performa Trackhouse Racing yang terus menurun. Dalam podcast 'Racin' With The Boys', pembalap berjuluk 'Watermelon Farmer' itu menyebut timnya seperti menarik alarm kebakaran untuk membangunkan semua orang dari keterpurukan.
Sejak Justin Marks mengakuisisi tim yang sebelumnya milik Chip Ganassi, Trackhouse sempat bersinar di musim debut era mobil Next Gen 2022. Dua kemenangan dan tiket ke Championship 4 membuat mereka dianggap kuda hitam. Namun, setelah itu performa mereka merosot tajam, dan Chastain tak pernah lagi tampil di final four.
Justin Marks, pemilik tim, mengakui ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan ini. Salah satunya adalah level persaingan yang makin ketat karena tim-tim besar dengan anggaran lebih besar mulai memahami mobil Next Gen dengan lebih baik. "Ketika mobil baru ini datang, itu adalah desain revolusioner. Beberapa tahun pertama, semua orang masih belajar, dan itu menguntungkan kami," jelas Marks.

Sekarang, kata Marks, timnya tertinggal dari tim-tim besar yang sudah mampu mengeksploitasi kecepatan mobil secara penuh. "Kami belum berada di level yang sama dengan tim-tim besar itu," tambahnya. Untuk itu, Trackhouse sedang mengevaluasi struktur internal, berinvestasi pada peralatan, merekrut staf baru, dan fokus membangun tim untuk 2027.
Chastain sendiri menggambarkan masalah teknis yang dihadapinya di lintasan. Mobilnya tidak stabil, sering understeer dan oversteer secara bergantian, membuatnya sulit menemukan ritme. "Saya menarik alarm kebakaran. Alarm sudah berbunyi di rapat kami," kata Chastain. Ia menegaskan ada perbedaan antara apa yang dirasakan pembalap dengan apa yang dilihat para insinyur di data.
Komplain Chastain sejalan dengan apa yang disampaikan rekan setimnya, Shane van Gisbergen dan Connor Zilisch. Van Gisbergen, yang sejauh ini menjadi yang terbaik di antara ketiganya, juga kerap mengeluhkan handling mobil yang buruk. "Mobil kami tidak konsisten. Tidak stabil di tikungan," ujar Chastain. Ia berharap timnya bisa segera menemukan solusi agar bisa kembali kompetitif.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!