Suasana panas di kubu Scuderia Ferrari akhirnya mereda setelah pertemuan empat mata yang melibatkan para pembalap dan petinggi tim jelang bergulirnya rangkaian balap akhir pekan di Interlagos. Charles Leclerc menegaskan bahwa diskusi terbuka tersebut sangat krusial untuk membersihkan udara setelah friksi panas yang terjadi di Autodromo Hermanos Rodriguez akibat manuver agresif di garis start yang menghancurkan peluang kemenangan tim.
Pekan lalu menjadi momen yang luar biasa bagi sang pembalap asal Monako, yang tidak hanya sibuk mempersiapkan diri menghadapi seri krusial Formula 1, tetapi juga menyambut kelahiran putri pertamanya, Bianca. Alhasil, ia absen dari aktivitas paddock awal pekan dan baru tiba di Brasil pada Kamis malam untuk langsung duduk bersama Lewis Hamilton serta Prinsipal Tim Frederic Vasseur guna menyelesaikan segala ketegangan yang masih tersisa.
"Saya pikir sangat bagus kami bisa duduk bersama dan berbicara secara terbuka," ujar Leclerc mengenai pertemuan tersebut. "Bagi saya tentu saja ini pekan yang luar biasa karena saya baru saja menjadi seorang ayah untuk pertama kalinya. Diskusi ini sangat membantu untuk meredakan frustrasi yang tersisa, dan itu benar-benar sebuah kebutuhan. Sekarang semuanya sudah diselesaikan dan saya rasa masalah ini sudah tuntas."

Di balik kelegaan di luar trek, garasi Ferrari justru dihadapkan pada masalah teknis yang masif di atas lintasan Interlagos. Leclerc, yang terpaksa menonton sesi latihan bebas pertama (FP1) dari garasi karena mobilnya dipinjam oleh pembalap muda Dino Beganovic, mengaku mengalami salah satu hari Jumat terburuk dalam kariernya musim ini akibat set-up yang sama sekali tidak kompetitif.
"Ini adalah hari Jumat yang sangat-sangat sulit dan rumit. Feeling di dalam kokpit benar-benar buruk, jadi kami punya pekerjaan rumah yang sangat besar. Kami sepertinya harus merombak mobil jauh lebih drastis dari biasanya karena karakternya terasa sangat aneh," keluhnya setelah kesulitan menemukan cengkeraman ban serta kestabilan aero di tikungan lambat maupun cepat Autodromo Jose Carlos Pace.
Dengan sisa akhir pekan yang semakin menipis di seri balap ke-20 kalender Formula 1 2026 ini, Ferrari harus segera menemukan solusi set-up untuk mengatasi defisit kecepatan di lintasan lurus sekaligus buruknya performa tikungan. Simak analisis mendalam, update poin, dan jadwal akhir pekan ini selengkapnya di Sportrik.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!