Charles Leclerc dengan tegas menepis pandangan Isack Hadjar yang menyebut Max Verstappen bakal mendominasi GP Singapura dengan selisih waktu jauh lebih besar seandainya membesut mobil Ferrari.
Pernyataan kontroversial tersebut muncul setelah akhir pekan balapan yang luar biasa di Marina Bay Street Circuit, di mana Verstappen sukses mengamankan pole position sekaligus menyapu bersih kemenangan di sesi sprint dan balapan utama. Meskipun pembalap asal Belanda itu berhasil finis dengan keunggulan 7,3 detik atas Leclerc yang berada di posisi kedua, opini dari kubu rival memicu perdebatan panas di paddock Formula 1.
Ketika dimintai tanggapan setibanya di Austin menjelang rangkaian akhir pekan Grand Prix Amerika Serikat 2026, pembalap andalan Scuderia Ferrari ini menilai bahwa pihak luar sama sekali tidak memiliki kapasitas untuk menilai performa mesin tim lain secara akurat. Menurutnya, persaingan di grid saat ini terlalu ketat untuk melontarkan asumsi semacam itu.

Well, first of all, I think it's nonsense to start saying these kinds of things. Isack has no idea what kind of car we drive, and I have no idea what kind of car he drives, ujar Leclerc menjelaskan situasi tersebut kepada awak media di sirkuit.
Lebih lanjut, pembalap asal Monako yang kini menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 215 poin ini menambahkan bahwa detail kecil dalam mengoptimalkan paket mobil membawa pengaruh jauh lebih besar ketimbang sekadar perbandingan performa dasar antar tim. Ia juga menyoroti bagaimana persaingan ketat melibatkan nama-nama besar seperti Kimi Antonelli, George Russell, dan Lewis Hamilton terus memanas jelang fase akhir musim.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!