Pabrikan Mercedes memutuskan untuk menunda kemunculan mesin Formula 1 yang telah ditingkatkan pada akhir pekan Grand Prix Amerika Serikat di Austin. Berdasarkan sistem Peluang Pengembangan dan Peningkatan Tambahan atau Additional Development and Upgrade Opportunities (ADUO) F1, skuad asal Brackley ini dinilai tertinggal lebih dari 2% dari tolok ukur unit daya Red Bull untuk musim 2026. Regulasi tersebut sejatinya memberikan keleluasaan bagi tim untuk memperkenalkan peningkatan spesifikasi di tengah musim kompetisi.
Rencana awal, peningkatan performa ini dijadwalkan hadir akhir pekan ini di Sirkuit Americas. Namun, rencana tersebut terpaksa diundur lantaran unit daya baru yang dikembangkan belum sepenuhnya siap digunakan dalam kondisi balapan akhir pekan. Dilansir dari The-Race, komponen tersebut dipastikan tidak akan siap untuk menghadapi GP Meksiko pekan depan. Dengan situasi ini, GP Brasil yang menjadi penutup rangkaian tiga balapan beruntun atau triple-header menjadi target paling realistis untuk debut mesin baru tersebut.
Situasi ini juga berkaitan langsung dengan kendala teknis yang dialami George Russell. Kegagalan mesin yang menimpa pembalap asal Inggris tersebut di Sepang awal bulan ini memaksanya menerima penalti turun grid di Singapura. Konsekuensinya, Russell dipastikan harus kembali menerima penalti grid tambahan pada saat unit daya ADUO baru tersebut dipasang di mobilnya nanti. Pihak tim menegaskan bahwa mereka hanya akan menurunkan spesifikasi mesin baru tersebut apabila unit tersebut benar-benar terbukti memberikan lompatan performa yang signifikan.

Kendati hampir dipastikan mengunci gelar juara dunia 2026, pengembangan di pengujung musim ini tetap memegang peranan krusial. Setiap kemajuan yang berhasil diraih melalui mesin ADUO ini, meskipun nantinya hanya dipakai dalam dua atau tiga akhir pekan balapan tersisa musim 2026, akan menjadi fondasi berharga untuk menghadapi regulasi musim 2027. Tim ingin memastikan bahwa setiap langkah teknis yang diambil memberikan data akurat untuk pengembangan jangka panjang pabrikan.
Sementara itu, di sektor sasis, Mercedes dipastikan akan menurunkan paket peningkatan mayor pada kedua mobil sejak sesi latihan bebas pertama atau FP1. Pada balapan sebelumnya di Singapura, tim sempat mengambil langkah tidak biasa dengan membagi spesifikasi sasis yang berbeda pada kedua mobil. Eksperimen tersebut memberikan banyak pelajaran penting yang telah dievaluasi melalui serangkaian sesi debrief, sehingga tim kini memiliki pemahaman lebih baik dalam memaksimalkan potensi sasis tersebut di Austin.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!