Advertisement Sportrik
15s

Charles Leclerc Pimpin Pagi Terakhir Tes F1 Bahrain

Charles Leclerc Pimpin Pagi Terakhir Tes F1 Bahrain
© XPBimages

F1, Sportrik Media - Charles Leclerc memimpin sesi pagi terakhir tes pramusim F1 di Bahrain bersama Ferrari, sementara Aston Martin nyaris tidak turun ke lintasan akibat masalah power unit yang berlanjut. Leclerc mencatatkan waktu 1:33.689 dan menyelesaikan 80 lap dalam empat jam sesi.

Pembalap asal Monako tersebut dijadwalkan kembali mengemudikan SF-26 pada sesi sore terakhir sebelum paddock bertolak ke Melbourne untuk seri pembuka musim. Catatan waktunya menjadi tolok ukur pagi itu, sekaligus mempertegas konsistensi Ferrari dalam fase akhir pengujian.

Di sisi lain, Lance Stroll baru muncul di lintasan dengan 18 menit tersisa setelah tim menahannya di garasi untuk investigasi lanjutan oleh Honda terkait gangguan unit daya. Pembalap Kanada tersebut tidak mencatatkan waktu representatif. AMR26 disebut mengalami kekurangan tenaga dan persoalan reliabilitas sepanjang pramusim, disertai tanda tanya mengenai filosofi aerodinamika awal mobil.

Max Verstappen Isyaratkan Hengkang dari F1, Mayoritas Fans Tak Percaya
Baca JugaMax Verstappen Isyaratkan Hengkang dari F1, Mayoritas Fans Tak Percaya

Sementara itu, Kimi Antonelli melanjutkan performa kuatnya dari hari sebelumnya bersama Mercedes. Ia sempat berada di posisi kedua pada fase awal sesi sebelum mobil W17 berhenti di tengah lap ke-50 dan memicu red flag. Tim kemudian mengonfirmasi adanya kehilangan tekanan pneumatik yang memerlukan penggantian unit daya, dengan George Russell dijadwalkan mengambil alih sesi sore setelah perbaikan selesai.

Oscar Piastri menutup pagi di posisi ketiga untuk McLaren, melanjutkan tren konsisten MCL40. Esteban Ocon mencatat jumlah lap terbanyak dengan 82, menunjukkan fokus timnya pada akumulasi data jarak panjang.

Untuk Red Bull, Isack Hadjar menempati posisi kelima dan menambah 59 lap setelah sesi sebelumnya terganggu. Sementara itu, Sergio Perez akhirnya menyelesaikan 61 lap bersama Cadillac, meski tertinggal hampir lima detik dari mobil tercepat berikutnya, yakni milik Nico Hulkenberg bersama Audi.

ADVERTISEMENT

Dengan sesi pagi terakhir menyajikan kombinasi performa kuat dan gangguan reliabilitas, fokus kini beralih ke program akhir sebelum tim-tim memfinalisasi paket kompetitif menuju Grand Prix Australia. Data long run dan stabilitas power unit menjadi kunci dalam menentukan kesiapan awal musim F1 2026.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU