Charles Leclerc mengakui sempat melewati periode yang sulit secara mental sebelum meraih kemenangan penting di British Grand Prix 2026, dalam balapan yang berakhir di belakang safety car setelah crash Max Verstappen.
Pembalap Ferrari itu memimpin sejak lap pembuka dan terlihat mengendalikan fase awal balapan. Namun, ancaman terbesar datang dari Kimi Antonelli, yang memakai ban lebih segar setelah melakukan pit stop lebih lambat.
"Dengan Kimi, itu akan sangat ketat," kata Leclerc.

"Dia sangat cepat ketika mengejar saya. Akan sangat sulit untuk mempertahankan posisi pertama itu," ujar Leclerc.
Leclerc mengakui peluangnya mempertahankan kemenangan sempat terlihat tipis sebelum laju Antonelli terhenti oleh masalah pada mobil Mercedes. Situasi itu mengubah tekanan balapan secara drastis, sebelum safety car kembali menghadirkan risiko pada fase akhir.
"Lalu saya mendengar dia mengalami masalah, jadi saya berpikir, 'Oke, sekarang saya punya jarak besar dan seharusnya ini berjalan langsung'," kata Leclerc.
"Kemudian dengan Safety Car, beberapa backmarker harus melewati kami, jadi sepanjang periode Safety Car saya berjalan di 100 kpj, sehingga ban saya sangat dingin," ujar Leclerc.
Race control sempat membuka kemungkinan restart, tetapi keputusan itu akhirnya dibatalkan. Leclerc mengakui hasil tersebut tidak ideal untuk penonton di sirkuit, tetapi dari sudut pandangnya sebagai pemimpin balapan, finis tanpa restart menjadi keuntungan besar.
"Tidak bagus untuk fans di sekitar trek, tetapi di dalam helm saya senang tidak ada restart untuk mempertahankan kemenangan itu," kata Leclerc.
Sebelum kemenangan Silverstone, Leclerc melewati fase sulit setelah Monaco, termasuk kesalahan di kualifikasi dan masalah dalam balapan. Ia juga menyebut Barcelona sebagai akhir pekan dengan feeling lebih baik, tetapi kembali terganggu oleh crash, sementara Austria belum memberi hasil yang sepenuhnya kuat.
"Setelah Monaco, feeling itu tidak ada. Saya crash di Q3, lalu dalam balapan kami mengalami masalah dan itu mengakhiri balapan kami," ujar Leclerc.
"Di Barcelona, feeling-nya bagus tetapi saya crash lagi. Itu sangat sulit secara mental," kata Leclerc.
"Austria tidak terlalu bagus, tetapi di sini kami berhasil menyatukan semuanya dan saya berharap bisa menjaga momentum itu ke depan," ujar Leclerc.
Kemenangan GP Inggris menjadi respons penting Leclerc terhadap periode sulit tersebut. Dengan Ferrari kembali meraih kemenangan dan tekanan klasemen semakin terbuka, fokus berikutnya adalah apakah Leclerc mampu mengubah hasil Silverstone menjadi momentum stabil pada fase lanjutan musim.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
179 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
154 |
|
3
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
147 |
|
4
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
108 |
|
5
|
|
Lando Norris
McLaren
|
97 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
82 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
76 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
52 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
42 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
39 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
333 |
|
2
|
|
Ferrari
|
255 |
|
3
|
|
McLaren
|
179 |
|
4
|
|
Red Bull
|
128 |
|
5
|
|
Alpine F1 Team
|
60 |
|
6
|
|
Racing Bulls
|
59 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
8
|
|
Williams
|
11 |
|
9
|
|
Audi
|
6 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
1 |
Baca Juga
Lewis Hamilton terancam kehilangan podium GP Inggris 2026 setelah steward menyelidiki dugaan pelanggaran bendera kuning.
Charles Leclerc menang GP Inggris 2026 di Silverstone setelah drama teknis Kimi Antonelli dan crash Max Verstappen.
Charles Leclerc menang GP Inggris 2026 di Silverstone setelah masalah Kimi Antonelli dan crash Max Verstappen memicu safety car.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!