Charles Leclerc memenangi British Grand Prix 2026 di Silverstone setelah bertahan dari tekanan strategi, penalti, dan kekacauan akhir balapan yang mengubah arah perebutan podium.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kesembilan Leclerc di Formula 1 dan yang pertama sejak GP Amerika Serikat 2024. Bagi Ferrari, hasil ini juga menjadi kemenangan kedua pada musim 2026, sekaligus salah satu hasil paling penting dalam fase awal perebutan gelar.
Leclerc mengambil alih kendali sejak lap pembuka ketika Kimi Antonelli gagal menyamai start cepat Ferrari dan turun ke posisi ketiga sebelum tikungan pertama. Lewis Hamilton juga melewati pembalap Mercedes itu, membuat Ferrari sempat menguasai dua posisi terdepan.

Namun, peluang Hamilton ikut memburu kemenangan terpukul setelah steward menjatuhkan penalti lima detik karena ia dinilai bergerak sebelum lampu start padam. Penalti itu kemudian mengubah perhitungan pit stop dan membuatnya kehilangan posisi dari George Russell ketika fase strategi mulai berjalan.
Antonelli sempat menjadi ancaman terbesar bagi Leclerc setelah mengambil strategi berbeda dan melakukan pit stop lebih lambat. Ia keluar dari pit pada lap 35 dengan jarak 7,5 detik dari Leclerc, membawa ban yang lebih segar dan mulai memangkas selisih pada fase akhir balapan.
Tekanan itu berakhir ketika Antonelli mengalami masalah teknis besar pada Mercedes. Mobilnya kehilangan performa, ia beberapa kali melebar, kemudian mendapat penalti lima detik yang memastikan dirinya turun jauh dan gagal mencetak poin, sehingga pukulan besar menghantam peluang gelarnya.
Drama semakin meningkat ketika Max Verstappen melintir di Turn 15 pada lap-lap penutup dan memicu safety car. Race control sempat memberi indikasi balapan akan dilanjutkan untuk satu lap terakhir, tetapi keputusan itu dibatalkan sehingga grand prix berakhir di belakang safety car.
Russell akhirnya finis kedua setelah mengambil keuntungan dari fase akhir balapan, sementara Hamilton melengkapi podium di posisi ketiga, meski masih menghadapi investigasi dugaan pelanggaran bendera kuning. Lando Norris finis keempat, diikuti Isack Hadjar, Liam Lawson, Arvid Lindblad, Gabriel Bortoleto, Franco Colapinto, dan Pierre Gasly di 10 besar.
Kemenangan Leclerc menjadi titik balik penting setelah Ferrari menunjukkan kemajuan kuat sepanjang akhir pekan Silverstone. Di sisi lain, masalah Antonelli dan kecelakaan Verstappen membuat dampak klasemen semakin besar, dengan fokus berikutnya tertuju pada respons Mercedes dan Red Bull setelah kehilangan peluang poin krusial.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!