Kimi Antonelli tetap memimpin klasemen pembalap setelah British Grand Prix 2026, tetapi keunggulannya terpangkas menjadi 25 poin setelah gagal mencetak poin di Silverstone.
Pembalap Mercedes itu sempat terlihat memiliki peluang nyata untuk menang setelah berada dalam posisi mengejar Charles Leclerc. Namun, kerusakan tidak biasa pada wheel shield Mercedes membuat balance mobil terganggu dan memaksanya beberapa kali keluar lintasan.
Situasi Antonelli memburuk setelah ia mendapat penalti lima detik karena melebihi track limits. Hukuman tersebut menjatuhkannya keluar dari 10 besar, sehingga ia meninggalkan Silverstone tanpa tambahan poin meski sempat berada dalam skenario kemenangan.

George Russell menjadi penerima keuntungan terbesar dari masalah rekan setimnya. Dengan finis kedua, Russell kini hanya terpaut 25 poin dari Antonelli, setara satu kemenangan balapan dalam sistem poin Formula 1.
Lewis Hamilton juga memangkas jarak setelah melengkapi podium di posisi ketiga untuk Ferrari. Hamilton kini tertinggal 32 poin dari Antonelli, membuat persaingan papan atas semakin rapat setelah akhir pekan yang sebelumnya tampak dapat memperkuat posisi Mercedes.
Di klasemen konstruktor, kemenangan Charles Leclerc dan podium Hamilton membuat Ferrari memangkas 22 poin dari Mercedes. Hasil tersebut menjadi dorongan besar bagi Ferrari setelah Silverstone berubah menjadi akhir pekan yang sangat merugikan bagi Mercedes.
GP Inggris 2026 menjadi titik balik penting dalam perebutan gelar karena kegagalan Antonelli mencetak poin mengubah tekanan di puncak klasemen. Fokus berikutnya akan tertuju pada respons Mercedes terhadap masalah teknis tersebut dan apakah Ferrari mampu mempertahankan momentum pada seri berikutnya.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
320 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
236 |
|
3
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
214 |
|
4
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
191 |
|
5
|
|
Lando Norris
McLaren
|
188 |
|
6
|
|
Max Verstappen
Red Bull Racing
|
188 |
|
7
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
128 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull Racing
|
96 |
|
9
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
65 |
|
10
|
|
Pierre Gasly
Alpine
|
41 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
556 |
|
2
|
|
Ferrari
|
405 |
|
3
|
|
McLaren
|
316 |
|
4
|
|
Red Bull Racing
|
298 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
90 |
|
6
|
|
Alpine
|
68 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
27 |
|
8
|
|
Audi
|
17 |
|
9
|
|
Williams
|
12 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
7 |
Baca Juga
Mercedes membela keputusan menolak alat pendingin FIA demi performa mobil, meski George Russell harus menderita dan terancam penalti mesin.
Liam Lawson dan Racing Bulls menatap GP Singapura F1 dengan percaya diri berbekal hasil positif dari Malaysia dan format Sprint akhir pekan ini.
Helmut Marko membantah keras klaim Christian Horner dalam otobiografinya mengenai Max Verstappen. Simak kisahnya secara mendalam di Sportrik.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!