Will Buxton, komentator Formula 1 senior, mengkritik keputusan Williams untuk menurunkan livery retro pada Grand Prix Spanyol akhir pekan ini. Livery tersebut dianggap memiliki kaitan dengan tragedi 11 September 2001, yang tahun ini memasuki peringatan ke-25.
Williams memang dikenal sering tampil dengan livery klasik, dan kali ini mereka memilih desain yang terinspirasi dari musim 1981. Pada tahun itu, Williams meraih gelar ganda: Nelson Piquet menjadi juara dunia pembalap, dan tim menyegel gelar konstruktor. Livery tersebut juga menandai terakhir kalinya F1 berlaga di Madrid sebelum sirkuit Jarama menjadi tuan rumah, sebelum akhirnya GP Spanyol kembali ke Madrid musim ini.
Namun, Buxton menyoroti bahwa pada periode 1978-1982, Williams sempat mendapat dukungan finansial dari keluarga Bin Laden. Meski livery yang digunakan kali ini adalah versi 1981 yang tidak mencantumkan nama Bin Laden, ia tetap merasa bahwa asosiasi dengan keluarga tersebut akan tetap muncul, terutama karena ayah Osama bin Laden adalah salah satu sponsor tim saat itu.

"Saya suka livery retro. Tapi saya tidak yakin timing-nya bijak," ujar Buxton dalam podcast Up to Speed. "Pada 1979, Williams disponsori oleh keluarga Bin Laden, ayah dari Osama. Keluarga itu sangat besar, dan saya pikir Osama sudah dikeluarkan dari keluarga saat itu. Tapi tetap saja, ayah Osama bin Laden dan mobil itu membawa nama Bin Laden di sisinya, dan skema warna itu memiliki asosiasi dengan keluarga yang pada akhirnya - melalui Osama bin Laden - bertanggung jawab atas 9/11."
Buxton menambahkan bahwa akhir pekan ini menandai 25 tahun sejak serangan tersebut, dan momen itu sangat sensitif dalam sejarah dunia. "Saya tidak yakin menjalankan livery itu, tidak peduli seberapa baik niatnya dan seberapa indah dan magis livery bersejarah itu, adalah ide yang baik. Akhir pekan lain, Anda akan berkata, 'Oh, itu keren.' Akhir pekan ini, saya pikir ada kelompok fokus yang gagal fokus pada hal itu. Orang akan membuat kaitan itu, dan mereka akan membuat asosiasi itu."
Reaksi publik pun beragam. Sebagian setuju dengan Buxton bahwa livery tersebut kurang bijak untuk ditampilkan pada akhir pekan ini, tetapi banyak juga penggemar yang merasa bahwa jarak waktu cukup untuk memisahkan livery dari peristiwa 2001. Williams sendiri belum memberikan komentar resmi terkait kritik ini. Crash.net telah menghubungi pihak Williams untuk meminta tanggapan.

Terlepas dari kontroversi ini, Williams tetap fokus pada performa di lintasan. Tim yang berbasis di Grove itu tengah berjuang untuk memperbaiki posisi di klasemen konstruktor, dan livery retro ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi pembalap mereka, Alex Albon dan Logan Sargeant, untuk tampil maksimal di Madrid.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!