Suasana paddock Triple Eight di Ipswich Super440 berubah hangat saat Mark Larkham, reporter pit Supercars, menyerahkan sebuah benda kecil yang selama ini menjadi biang keladi masalah besar. Di tengah sesi Practice 2, Larkham menghampiri Will Brown yang tengah absen di garasi akibat masalah girboks pada Red Bull Mustang-nya.
"Ini untukmu, aku tahu kau menginginkannya," ujar Larkham sambil menyerahkan restrictor 49mm yang telah diinskripsi '49 milimeter, jangan digunakan'. "Letakkan di rak perapianmu, kawan. Simpan di belakangmu."
Brown, yang dikenal humoris, menerima hadiah tak lazim itu dengan senyum lebar. "Aku akan membingkainya," katanya. "Aku sudah bilang ingin ini sejak tahu soal ini. Ini akan masuk ruang kolam renang dan akan aku simpan. Sayangnya, kami harus ganti girboks."

Di hari yang sama, bos Triple Eight, Jamie Whincup, untuk pertama kalinya buka suara di hadapan media sejak terungkapnya masalah restrictor. Tim selama ini mengkritik performa Brown di paruh pertama musim, tanpa sadar bahwa ia membawa kekurangan yang melekat.
Whincup mengakui bahwa tim bertanggung jawab penuh atas situasi ini, karena "menganggap" bagian yang disuplai Supercars sudah benar. "Kami melihatnya; kami memantaunya. Anda pergi ke satu seri dengan ban atau kondisi berbeda, jadi Anda tidak mendapat gambaran yang jelas," jelasnya. "Tiga atau empat seri lalu kami sadar 'tunggu, kami punya masalah'. Para insinyur bekerja hebat dari daftar teratas ke bawah, dan pertanyaannya adalah 'bagaimana restrictor udara bisa berada di bagian bawah daftar kami?'"
"Itu kembali ke: jika Anda diberi sesuatu dari badan pengatur, Anda menganggap itu benar. Ketika bola dilempar ke tengah lapangan di awal pertandingan, Anda tidak memeriksa tekanannya; Anda menganggap itu benar. Jadi kami salah menganggap itu benar karena diberikan oleh badan pengatur. Pelajaran bagi kami sekarang adalah memperlakukan setiap bagian dengan cara yang sama dan memastikan 100 persen sebelum dipasang di mobil," tambah Whincup.
Supercars sendiri menyatakan bahwa restrictor yang lebih kecil itu diberikan kepada Brown untuk acara demonstrasi pramusim di Geelong, bukan untuk balapan. Namun, insiden ini membuka mata banyak pihak tentang pentingnya verifikasi komponen, sekaligus menjadi bahan tertawaan di paddock.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!