SPONSORED

Gary Anderson: Regulasi F1 2026 Berbahaya dan Bikin Kacau

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Gary Anderson: Regulasi F1 2026 Berbahaya dan Bikin Kacau
TO NEWS OVERVIEW
Gary Anderson: Regulasi F1 2026 Berbahaya dan Bikin Kacau

Ketika mobil-mobil Formula 1 melaju untuk putaran formasi Grand Prix Bahrain di Sepang, para penonton di seluruh dunia disuguhkan pemandangan yang memicu kebingungan massal. Pertarungan klasik antara rival lama Max Verstappen dan Lewis Hamilton di barisan terdepan seharusnya menjadi tontonan epik yang dinanti jutaan pasang mata, namun situasi berubah drastis akibat cuaca yang berubah-ubah di saat terakhir.

Kondisi lintasan yang basah seharusnya menambah bumbu persaingan, tetapi mobil-mobil justru berhenti di berbagai sudut lintasan tanpa ada kendali dari para pengemudi. Masalah ini sama sekali bukan kesalahan pembalap ataupun tim, melainkan tangan mereka yang terikat oleh regulasi teknis baru tahun 2026 yang dinilai tidak masuk akal. Situasi ini membuat esensi balapan level tertinggi dunia seolah menjadi lelucon belaka.

Dilansir dari The-Race, kritikus teknis ternama mengungkapkan kekesalannya terhadap regulasi unit daya yang diterapkan saat ini yang dinilai sangat berbahaya. Berulang kali sepanjang tahun ini, pembalap mengeluhkan lewat radiotelefoni bahwa mereka tidak tahu apa yang terjadi pada mobil ketika insiden aneh terjadi, seperti yang dialami Valtteri Bottas di Baku akibat mobil yang 'bingung' membaca posisi lintasan.

Bottas Pilih Sepeda Sejauh 350km Jelang GP Singapura
Baca JugaBottas Pilih Sepeda Sejauh 350km Jelang GP Singapura

Berdasarkan regulasi olahraga Pasal B1.8.1, ditegaskan bahwa pengemudi harus mengemudikan mobil F1 sendirian dan tanpa bantuan. Namun, menjadi pertanyaan besar bagaimana hal tersebut bisa sejalan ketika pembalap menginjak pedal rem tetapi mobil 'memutuskan' untuk tidak memperlambat lajunya karena masalah sistem elektronik yang rumit.

ADVERTISEMENT

Kondisi tersebut semakin memperburuk situasi di putaran formasi Grand Prix Bahrain, di mana aturan terkait kecepatan lambat yang tidak perlu pada Pasal B1.8.5 serta aturan kegagalan signifikan pada Pasal B1.8.7 diuji secara ekstrem. Ditambah lagi dengan Pasal C1.4 dari regulasi teknis yang memberikan wewenang kepada steward untuk melarang keikutsertaan kendaraan yang konstruksinya dianggap berbahaya, situasi ini menuntut evaluasi mendesak demi keselamatan di masa depan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU