Marco Bezzecchi membalas kekalahannya di FP1 dengan tampil sebagai yang tercepat di sesi Practice MotoGP San Marino 2026 di Misano. Pembalap Aprilia itu mencatatkan waktu 1:30.144, unggul tipis 0,103 detik atas Marc Marquez. Kemenangan ini terasa istimewa karena Bezzecchi tampil di depan publik sendiri, dan ia berhasil menaklukkan sektor-sektor krusial untuk memastikan posisi teratas.
Sejak awal sesi, Bezzecchi memang menunjukkan kecepatan. Setelah sempat kalah enam perseribu detik dari Marquez di FP1, ia tak mau menyia-nyiakan kesempatan di Practice. Dengan ban kedua, ia melesat dan mencatat rekor di tiga sektor pertama, meski harus mengakui keunggulan Marquez di sektor terakhir. Selisih 0,1 detik menjadi bukti bahwa persaingan di puncak sangat ketat.
Marc Marquez sendiri memilih strategi berbeda. Ia tidak menggunakan ban kedua untuk time attack, namun tetap nyaman berada di posisi kedua dan mengamankan tempat di Q2. Di belakangnya, Alex Marquez dan dua pembalap VR46, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio, melengkapi lima besar. Ini menunjukkan bahwa Ducati masih mendominasi, meski tidak di posisi teratas.

Namun, sorotan utama justru tertuju pada Francesco Bagnaia. Juara dunia dua kali itu kembali menjalani sesi yang sulit. Ia finis di posisi 19, terpaut 1,315 detik dari Bezzecchi. Bagnaia bahkan hanya unggul atas pembalap Pramac, dan ini menjadi pukulan telak bagi tim Ducati pabrikan. Krisis yang dialaminya sepertinya belum menemukan titik terang.
Sementara itu, Jorge Martin harus berjuang ekstra keras untuk lolos ke Q2. Ia hanya terpaut 14 milidetik dari batas kelolosan, dan akhirnya menempati posisi ke-10. Pembalap Aprilia itu memang tidak pernah benar-benar nyaman sepanjang sesi, tetapi hasil ini tetap memberinya tiket ke Q2. Di bawahnya, Enea Bastianini dan Raul Fernandez juga harus puas berada di luar sepuluh besar.
Beberapa pembalap lain yang mencuri perhatian adalah Luca Marini yang menempati posisi ketujuh, diikuti Johann Zarco dan Pol Espargaro. Sementara itu, Fabio Quartararo harus puas di posisi 16, dan Toprak Razgatlioglu yang mencoba peruntungan di MotoGP berada di posisi 21. Ini menjadi pembelajaran berharga bagi Razgatlioglu yang masih beradaptasi dengan motor Yamaha.
Dengan hasil ini, Bezzecchi mengirim sinyal kuat bahwa ia siap bersaing di depan pendukung sendiri. Namun, Marquez masih menjadi ancaman utama, terutama jika ia menggunakan ban baru di Q2 nanti. Bagnaia di sisi lain harus segera menemukan solusi jika tidak ingin semakin tenggelam. Kualifikasi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi semua pembalap, dan kita akan melihat apakah Bezzecchi dapat mempertahankan momentumnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!