SPONSORED

Bagaimana Kecerdasan Buatan Mengubah Strategi Balap F1 Red Bull

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Bagaimana Kecerdasan Buatan Mengubah Strategi Balap F1 Red Bull
TO NEWS OVERVIEW
Bagaimana Kecerdasan Buatan Mengubah Strategi Balap F1 Red Bull

Tim Red Bull Racing telah mengungkap bagaimana sistem kecerdasan buatan atau AI yang dikembangkan bersama Oracle kini mengambil peran krusial dalam membantu pengambilan keputusan selama grand prix Formula 1 berlangsung. Teknologi canggih ini dirancang untuk memberikan rekomendasi taktis secara langsung di tengah sengitnya persaingan di atas lintasan.

Dalam sebuah wawancara eksklusif, kepala kemitraan teknis dan performa Red Bull, Jack Harington, menjelaskan bahwa perangkat ini awalnya dibangun sebagai alat pencari sederhana untuk membantu para insinyur menginterpretasikan regulasi F1 yang kompleks serta keputusan steward di masa lalu. Seiring berjalannya waktu, sistem tersebut berkembang menjadi agen AI otonom yang mampu menarik data dari berbagai sumber dan memberikan rekomendasi tindakan nyata saat balapan.

Perkembangan teknologi ini semakin diperkuat setelah Red Bull dan Oracle mengumumkan perpanjangan kemitraan multi-tahun. Infrastruktur awan Oracle dan teknologi AI kini menjadi fondasi penting bagi debut unit daya hibrida generasi berikutnya dari Red Bull Ford Powertrains, simulasi strategi balap tingkat lanjut, serta agen strategi berbasis AI yang revolusioner di paddock.

Max Verstappen Pamerkan Helm Bertema Cowboy Demi Hadapi F1 GP Amerika Serikat 2026
Baca JugaMax Verstappen Pamerkan Helm Bertema Cowboy Demi Hadapi F1 GP Amerika Serikat 2026

Bukti nyata kehandalan sistem ini terlihat pada Grand Prix Italia. Pada lap pembuka di Monza, Max Verstappen sempat melebar di chicane pertama saat bertarung memperebutkan posisi terdepan melawan rival dari McLaren. Menurut Harington, agen AI tersebut langsung menyarankan tim untuk mengembalikan posisi guna menghindari investigasi dan potensi penalti dari pengawas lomba.

ADVERTISEMENT

Meskipun instruksi tersebut sempat bertentangan dengan pandangan awal tim di pit wall, Red Bull memutuskan untuk mengikuti rekomendasi mesin tersebut. Keputusan strategis ini terbukti tepat karena juara dunia bertahan itu lolos dari sanksi, berhasil merebut kembali kepemimpinan lomba, dan akhirnya menyegel kemenangan dengan keunggulan waktu yang signifikan atas para pesaingnya.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU