SPONSORED

Iker Lecuona Kecam Regulasi Baru WorldSBK 2027 yang Batasi Dominasi Ducati

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
Iker Lecuona Kecam Regulasi Baru WorldSBK 2027 yang Batasi Dominasi Ducati
TO NEWS OVERVIEW
Iker Lecuona Kecam Regulasi Baru WorldSBK 2027 yang Batasi Dominasi Ducati

Pembalap Iker Lecuona melayangkan kritik tajam terhadap regulasi baru WorldSBK yang akan diterapkan pada musim 2027 mendatang. Kebijakan pembatasan tersebut dinilai tidak adil karena secara spesifik dirancang untuk menghambat dominasi pabrikan Borgo Panigale setelah penampilan luar biasa sepanjang musim.

Dominasi pabrikan asal Italia tersebut terlihat sangat nyata ketika sang juara bertahan Nicolo Bulega bersama rekan setimnya terus menguasai jalannya balapan. Keperkasaan motor V4 R membuat kejuaraan dunia Superbike berada di jalur untuk menyapu bersih seluruh kemenangan dalam satu musim penuh untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.

Menanggapi situasi ini, promotor kejuaraan mengumumkan serangkaian perubahan regulasi besar untuk musim 2027. Kebijakan tersebut mencakup masuknya Michelin sebagai pemasok ban tunggal menggantikan Pirelli, serta penyesuaian batas putaran mesin (RPM), aliran bahan bakar, dan penerapan sistem konsesi baru.

Dominasi Total Nicolo Bulega di Jerez WorldSBK Bikin Lawan Takjub
Baca JugaDominasi Total Nicolo Bulega di Jerez WorldSBK Bikin Lawan Takjub

Namun, kebijakan pembatasan ini memicu reaksi keras dari garasi pabrikan. Lecuona menilai bahwa regulasi tersebut sengaja dibuat untuk menghukum tim yang telah bekerja keras melakukan pengembangan, alih-alih membantu pabrikan lain yang tertinggal dalam hal performa teknis.

ADVERTISEMENT

"Saya pikir perubahan aturan ini mereka lakukan untuk melawan Ducati dalam kasus ini," ujar Lecuona kepada media termasuk Motorsport Week di Jerez. Menurutnya, tindakan tersebut mencederai sportivitas karena merugikan pihak yang telah bekerja secara maksimal.

"Ini bukan cara yang tepat untuk kejuaraan karena tidak adil untuk memangkas kemenangan dari pabrikan yang melakukan pekerjaannya dengan benar, lalu membantu pabrikan lain yang tidak melakukan apa-apa," tegas pembalap asal Spanyol tersebut menambahkan dengan nada kecewa.

Lebih lanjut, pembalap berusia 26 tahun itu menyarankan agar penyelenggara memberikan kelonggaran regulasi pengembangan kepada pabrikan yang tertinggal, seperti penambahan jatah hari pengujian atau kebebasan memodifikasi komponen mesin, alih-alih memotong kapasitas kompetitif tim yang sudah unggul.

ADVERTISEMENT

"Bagi saya, jauh lebih adil jika Anda memberikan lebih banyak bantuan kepada pabrikan lain untuk berkembang – seperti oke, Anda mendapat lebih banyak hari pengujian atau jendela pengembangan motor yang lebih terbuka," ungkap Lecuona.

Ia juga menyoroti sikap pabrikan rival yang terus mendesak adanya perubahan aturan akibat ketertinggalan mereka di lintasan. Menurutnya, kegagalan kompetitor bukanlah kesalahan dari tim yang memimpin kejuaraan saat ini.

"Jika merek lain yang banyak bicara itu tidak melakukan apa-apa dan menggunakan motor yang sama selama 18 tahun, itu bukan salah kami. Mari kita lihat karena tahun depan setidaknya akan menarik," pungkas Lecuona menutup evaluasinya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU