Augusto Fernandez: Yamaha Harus Ciptakan V4 Sejati MotoGP 2026!

Augusto Fernandez: Yamaha Harus Ciptakan V4 Sejati MotoGP 2026!
Augusto Fernandez © Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Augusto Fernandez menekankan perlunya Yamaha membangun paket V4 asli untuk MotoGP 2026, berdasarkan data wild-card ketiganya di Valencia 2025 yang finis ke-16. Pembalap Augusto Fernandez dari Yamaha Factory Racing soroti isu front-end, meski pace tak jauh dari Jack Miller yang tutup era inline-4 di posisi ketujuh.

 

Penampilan Fernandez di Circuit Ricardo Tormo jadi penutup tiga wild-card: ke-14 di Misano, ke-18 di Sepang, dan ke-16 di Valencia, tertinggal lebih dari 20 detik dari Miller. Meski chassis baru hadir, output mesin konservatif tetap sama, batasi potensi prototipe V4. Selain itu, Fernandez catat performa Jumat solid, tapi batas jelas muncul di akhir pekan. Analisis awal tunjuk weak point di kepercayaan depan, yang kritis untuk adaptasi gaya berkendara agresifnya.

Pagi akhir pekan, Fernandez jelaskan isu utama.

"Sangat kritis. Saya rasa kami pahami dengan baik titik lemahnya."

Kesimpulan pasca-balapan Minggu malam sama: front-end jadi kekurangan utama, yang bisa ditutupi sementara dengan ban lembut atau setup, tapi arah perbaikan jelas untuk musim dingin.

ADVERTISEMENT

"Depan adalah yang kami lewatkan. Kami bisa tutupi dengan ban lembut, beberapa setup. Kami bisa pasang patch. Tapi kami punya arah jelas untuk diambil sekarang di musim dingin."

Dari perspektif teknis, pace Fernandez tak terlalu jauh, ingat mesin belum full power. Banyak elemen absen, tapi perilaku motor tak buruk. Ia penasaran respons rider lain, harap konfirmasi data ke pabrik untuk kerja musim dingin. Bandingkan dengan inline-4 Miller yang kompetitif di farewell, V4 prototipe ini bukti transisi Yamaha dari mesin tiga silinder ke empat silinder V, tapi butuh upgrade aerodinamika dan elektronik untuk saingi Ducati atau Aprilia.

 

Rider balapan coba V4 saat ini di tes resmi Selasa dan privat Rabu, tapi Fernandez tegas: insinyur Yamaha belum ciptakan V4 sejati.

"Dengan semua data yang kami dapat selama wild-card dan tes sepanjang tahun ini, sekarang mereka harus ciptakan paket V4 asli, memikirkan apa yang mereka lihat selama waktu kami di trek. Paket pertama ini datang dari motor inline. Sekarang kami akan lihat di Shakedown Sepang V4 asli. Apa yang Yamaha pikirkan. Aerodinamika, elektronik, semuanya harus berbeda. Kami punya cukup data."

 

Ia tambah keyakinan pada motor, lap time tak buruk, tapi mesin krusial di MotoGP modern.

"Saya punya perasaan bagus pada motor. Lap time tidak buruk, mesin belum siap. Saya yakin kami akan punya motor bagus. Berdoa untuk mesin! Karena semua bilang itu akan bagus. Dan kami butuh mesin saat ini di MotoGP. Jadi semoga kami punya semua paket siap untuk Sepang."

Analisis mendalam soroti peran Fernandez sebagai test rider, mirip Cal Crutchlow yang uji V4 di Valencia minggu ini. Data wild-card beri fondasi, tapi Yamaha tunda update signifikan hingga Shakedown Sepang Februari 2026. Dampak? Yamaha finis pabrikan keempat 2025, tapi V4 potensial naikkan posisi jika atasi front grip, terutama untuk Pramac Yamaha dan Monster Energy Yamaha MotoGP. Dibanding rival, Yamaha tertinggal di power delivery, tapi data Fernandez beri keunggulan pengembangan.

 

Secara keseluruhan, wild-card Fernandez tutup musim transisi manis, tapi tuntut aksi cepat Yamaha. Dengan paket V4 lengkap di Sepang, prospek 2026 cerah: podium reguler mungkin jika mesin capai ekspektasi. Musim dingin jadi kunci, bawa Yamaha kembali kompetitif di era V4 dominan.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU