Formula 1, Sportrik Media - Aston Martin mengambil keputusan mengejutkan dengan mengakhiri keterlibatannya sebagai pemasok safety car Formula 1, memastikan Mercedes kembali menjadi satu-satunya penyedia safety dan medical car mulai musim 2026.
Keputusan ini mengakhiri babak kontroversial Aston Martin sebagai co-safety car supplier setelah lima musim berbagi tugas dengan Mercedes. Sejak 1996, Mercedes memegang peran eksklusif sebagai pemasok kendaraan keselamatan Formula 1, sebelum FIA membuka pintu bagi Aston Martin mulai 2021 dengan sistem rotasi antar grand prix.
Masa tugas Aston Martin sejak awal menuai kritik. Vantage F1 Edition yang digunakan sebagai safety car dinilai memiliki defisit performa signifikan dibanding rivalnya dari Mercedes. Mobil tersebut tercatat lebih berat dan memiliki tenaga yang jauh lebih rendah, sehingga dinilai kurang mampu menjaga kecepatan optimal saat memimpin rombongan mobil F1 di kondisi netralisasi.
Kritik tersebut bahkan datang dari dalam paddock. Juara dunia empat kali Max Verstappen secara terbuka mengecam performa safety car Aston Martin dengan julukan “kura-kura hijau”, merujuk pada warna livery khas Aston Martin dan kecepatan yang dianggap tidak memadai untuk Formula 1 modern.
Menanggapi kritik itu, Aston Martin melakukan sejumlah peningkatan signifikan. Pada musim 2024, pabrikan Inggris tersebut memperkenalkan versi Vantage yang telah direvisi dengan output tenaga jauh lebih besar, mendekati level performa safety car Mercedes. Langkah tersebut kemudian dilanjutkan pada Grand Prix Belanda 2025 dengan debut Vantage S bermesin V8 yang menawarkan performa lebih tinggi lagi.
Namun, meski telah menginvestasikan sumber daya besar untuk menyempurnakan produk mereka, Aston Martin tetap memilih mundur dari peran safety car. Menurut informasi yang diperoleh RacingNews365, kontrak yang telah berjalan selama lima tahun tidak diperpanjang, dan pabrikan asal Inggris itu akan sepenuhnya keluar dari tugas keselamatan Formula 1 mulai 2026. Pernyataan resmi dari Aston Martin terkait alasan keputusan ini diperkirakan akan dirilis dalam waktu dekat.
Dengan mundurnya Aston Martin, Mercedes akan kembali memegang tanggung jawab penuh sebagai pemasok safety dan medical car Formula 1. Model AMG GT Black Series akan tetap digunakan, namun kini tampil dengan livery merah khas sponsor Mercedes, CrowdStrike, menggantikan warna perak tradisional.
Keputusan ini menandai kembalinya dominasi Mercedes dalam aspek keselamatan Formula 1, sekaligus menutup satu fase eksperimen FIA dalam melibatkan lebih dari satu pabrikan. Meski demikian, di masa depan Formula 1 tidak sepenuhnya menutup kemungkinan untuk kembali menggandeng pemasok tambahan jika kebutuhan olahraga dan komersial mengarah ke sana.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!