Aston Martin 2026: Dari Ambisi ke Tekanan Awal

Aston Martin 2026: Dari Ambisi ke Tekanan Awal
© XPBimages

F1, Sportrik Media - Fernando Alonso dan Aston Martin memasuki era regulasi 2026 dengan ekspektasi besar, namun uji coba pramusim justru menempatkan tim Silverstone dalam tekanan teknis yang tidak terduga.

Era baru regulasi Formula 1 2026 dipandang sebagai momentum bagi Aston Martin untuk menjadi penantang gelar. Kehadiran legenda desain Adrian Newey, rekrutan teknis dari Ferrari seperti Enrico Cardile, fasilitas kampus dan terowongan angin baru di Silverstone, serta kemitraan mesin pabrikan dengan Honda membentuk fondasi ambisi besar yang dipimpin pemilik tim Lawrence Stroll.

Namun tanda peringatan muncul sejak sesi shakedown tertutup di Barcelona, ketika AMR26 terlambat turun lintasan dan hanya menyelesaikan empat lap sebelum mengalami gangguan. Newey mengakui pengembangan mobil 2026 dimulai empat bulan lebih lambat dibanding rival utama. Situasi tersebut berlanjut dalam tes resmi Bahrain, ketika Lance Stroll hanya menyelesaikan 36 lap akibat anomali mesin, sementara Alonso menunjukkan frustrasi terhadap karakter mobil yang dinilai sulit dikendalikan.

Jonathan Wheatley Terkesan Perkembangan Awal Audi F1 2026
Baca JugaJonathan Wheatley Terkesan Perkembangan Awal Audi F1 2026

“Tidak ada yang senang ketika Anda satu detik lebih lambat dari yang diharapkan,” ujar perwakilan tim Pedro de la Rosa dalam pernyataan resmi.

“Yang terpenting adalah kami tahu apa yang salah dan bekerja untuk memperbaikinya. Kami tidak berada di posisi yang kami inginkan, tetapi kami punya rencana untuk mengejar ketertinggalan.”

Spekulasi berkembang terkait performa unit daya Honda yang diduga masih dibatasi demi menjaga reliabilitas. Selain itu, Aston Martin juga mengembangkan gearbox dan sistem hidraulik internal untuk pertama kalinya, sementara Honda bekerja sama dengan pemasok bahan bakar baru Aramco dalam transisi menuju bahan bakar berkelanjutan generasi baru. Kompleksitas integrasi komponen baru tersebut meningkatkan risiko performa awal yang belum optimal.

ADVERTISEMENT

Klaim bahwa tim tertinggal hingga empat detik dari barisan depan memang sulit diverifikasi pada fase pengujian, namun Aston Martin mengakui adanya defisit terhadap rival. Jika performa tidak segera membaik, musim 2026 berpotensi menjadi periode transisi panjang bagi proyek yang dirancang untuk jangka panjang.

Bagi Alonso, yang akan berusia 45 tahun pada Juli dan kontraknya berakhir musim ini, waktu menjadi faktor krusial. Pembalap Spanyol itu tetap menyatakan keyakinan bahwa Aston Martin dapat membangun mobil terbaik di masa depan, tetapi awal musim di posisi belakang jelas bukan bagian dari rencana ambisius tersebut. Dengan regulasi baru yang masih berkembang, perjalanan 2026 diperkirakan menjadi ujian ketahanan strategis bagi seluruh struktur tim.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU