Tony Arbolino kembali menunjukkan kelasnya di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli. Dalam sesi latihan bebas kedua (FP2) Moto2 yang digelar Sabtu pagi, pembalap Italia itu mencatatkan waktu tercepat 1'35.207, mengalahkan Manuel Gonzalez dan Alonso Lopez. Kondisi lintasan yang masih basah sebagian dan perlahan mengering membuat sesi ini berlangsung menantang.
Sesi FP2 Red Bull Grand Prix of San Marino and the Rimini Riviera dimulai dengan lintasan yang belum sepenuhnya kering. Tidak semua pembalap langsung turun ke lintasan. Barry Baltus termasuk yang mengambil risiko lebih awal dan sempat memimpin klasemen sementara. Namun, seiring lintasan mengering, strategi ban menjadi kunci.
Fase transisi selalu menyulitkan: terlalu kering untuk ban basah, tapi terlalu basah untuk ban slick. Arbolino menjadi salah satu yang pertama beralih ke ban slick, dan keputusan itu langsung berbuah manis. Ia pun memuncaki timesheet, disusul oleh pembalap-pembalap yang juga beralih ke ban kering.

Alonso Lopez sempat mengambil alih posisi teratas sebelum akhirnya Arbolino kembali menegaskan dominasinya di menit-menit akhir. Manuel Gonzalez finis kedua dengan selisih tipis 0,089 detik, diikuti Lopez yang terpaut 0,114 detik. Izan Guevara dan Angel Piqueras melengkapi lima besar.
Dari kubu pembalap Belanda, Collin Veijer harus puas menempati posisi ke-13 dengan waktu 1'36.352, terpaut 1,145 detik dari Arbolino. Veijer baru turun ke lintasan pada paruh kedua sesi, sehingga kurang memiliki waktu untuk beradaptasi dengan kondisi yang berubah cepat. Sementara itu, Barry Baltus finis ke-14 dengan 1'36.422, dan Zonta van den Goorbergh berada di posisi ke-27 dengan 1'37.613.
Hasil FP2 ini menjadi modal penting bagi Arbolino untuk sesi kualifikasi nanti. Dengan kecepatan yang ditunjukkan di kondisi campuran, ia difavoritkan merebut pole position. Namun, Gonzalez dan Lopez dipastikan tidak akan tinggal diam. Persaingan di Moto2 musim ini sangat ketat, dan setiap sesi menjadi ajang pembuktian.
Bagi Veijer, sesi ini menjadi pelajaran berharga. Pembalap muda itu masih beradaptasi dengan kelas Moto2, dan hasil di Misano bisa menjadi batu loncatan. Kualifikasi nanti akan menjadi ujian berikutnya. Jangan lewatkan aksi para pembalap Moto2 di sirkuit legendaris Italia ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!