Advertisement Sportrik
15s

Antonelli Soroti Start Mercedes, Apa Penyebabnya?

Notifikasi
Antonelli Soroti Start Mercedes, Apa Penyebabnya?
© XPBimages

Kimi Antonelli mengungkap bahwa fase start menjadi kelemahan utama Mercedes-AMG F1 di awal musim Formula 1 2026, meskipun tim menunjukkan dominasi dalam performa keseluruhan mobil.

Mercedes tampil kuat dengan mengunci baris depan pada tiga grand prix pembuka di Australia, China, dan Jepang. Namun, keunggulan posisi tersebut tidak berhasil dikonversi menjadi kepemimpinan balapan setelah start, dengan rival seperti McLaren mampu mengambil posisi di fase akselerasi menuju tikungan pertama. Situasi ini menunjukkan adanya celah dalam sistem launch control maupun eksekusi pembalap.

Dari sisi teknis, karakteristik start sangat dipengaruhi oleh manajemen torsi awal dari power unit, kontrol traksi, serta sinkronisasi antara input throttle dan kopling. Dalam konteks W17, indikasi menunjukkan bahwa optimasi distribusi tenaga pada fase awal masih belum sepenuhnya efisien, terutama dibandingkan kompetitor yang mampu menghasilkan traksi lebih stabil saat pelepasan kopling.

FIA Tanggapi Ancaman Badai Miami, Apa Dampaknya?
Baca JugaFIA Tanggapi Ancaman Badai Miami, Apa Dampaknya?

"Saya pikir mobil kami sangat bagus. Mungkin yang perlu ditingkatkan adalah start," ujar Antonelli.

ADVERTISEMENT

Antonelli secara spesifik menyoroti insiden di Jepang, di mana ia kehilangan posisi secara signifikan setelah start dari pole position. Ia mengakui bahwa kesalahan tersebut berasal dari eksekusi pribadi, namun juga menegaskan bahwa masalah ini bukan kasus terisolasi.

"Di Jepang itu sepenuhnya kesalahan saya. Tapi secara keseluruhan, saya dan George Russell sedikit kesulitan sejak awal musim."

Perbandingan dengan rival memperkuat analisis tersebut. McLaren, melalui Oscar Piastri, menunjukkan performa start yang lebih efektif, yang kemungkinan berasal dari kombinasi kalibrasi sistem yang lebih optimal serta presisi input pembalap dalam fase clutch bite point dan throttle modulation.

ADVERTISEMENT

"McLaren melakukan start yang sangat baik, jadi jelas mereka melakukan sesuatu dengan lebih baik, termasuk dari sisi input pembalap," tambah Antonelli.

Dalam skenario balapan modern, kehilangan posisi di awal tidak hanya berdampak pada track position, tetapi juga memengaruhi strategi secara keseluruhan, termasuk penggunaan ban dan eksposur terhadap udara kotor. Meskipun Mercedes mampu memulihkan posisi melalui keunggulan pace dan strategi, tekanan tambahan di fase awal meningkatkan kompleksitas eksekusi balapan.

Dengan regulasi 2026 yang masih dalam fase eksplorasi performa, penyempurnaan detail seperti start menjadi faktor krusial dalam mempertahankan dominasi. Miami Grand Prix akan menjadi tolok ukur berikutnya bagi Mercedes untuk mengevaluasi perbaikan, terutama dalam kondisi persaingan yang diperkirakan semakin ketat seiring perkembangan teknis dari tim rival.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU