Kimi Antonelli mengontrol jalannya Formula 1 Miami Grand Prix 2026 untuk meraih kemenangan ketiga beruntun, memanfaatkan strategi undercut Mercedes untuk menahan tekanan Lando Norris hingga lap terakhir.
Balapan dibuka dengan fase kacau yang langsung mengubah struktur kompetisi, terutama setelah insiden Max Verstappen di lap pertama saat bertarung dengan Charles Leclerc. Kehilangan posisi awal membuat Red Bull harus mengubah pendekatan strategi, sementara Antonelli mampu mempertahankan posisi dalam kelompok depan dan menghindari kerugian signifikan.
Fase krusial terjadi saat Mercedes mengeksekusi undercut agresif terhadap Norris, yang terbukti menjadi faktor penentu hasil akhir. Dengan masuk pit lebih awal, Antonelli mendapatkan keuntungan temperatur ban optimal dan clean air, memungkinkan dirinya menciptakan gap yang cukup untuk mengontrol pace di stint akhir.

Secara teknis, keunggulan Antonelli terlihat pada manajemen energi dan degradasi ban yang lebih stabil. Sementara Norris beberapa kali mendekat dalam rentang DRS, penggunaan baterai yang lebih agresif di fase serangan membuatnya kehilangan konsistensi di sektor berikutnya, terutama di zona traksi rendah seperti Tikungan 17.
Di belakang, Oscar Piastri menunjukkan peningkatan performa signifikan dengan strategi agresif di fase akhir untuk merebut podium. Sementara itu, duel antara Russell, Verstappen, dan Leclerc menyoroti kompleksitas balapan, termasuk penggunaan energi, kondisi ban, serta tekanan dalam pertarungan jarak dekat.
Kesalahan Leclerc di lap akhir menjadi titik balik penting dalam perebutan podium. Setelah kehilangan grip dan menyentuh dinding, pembalap Ferrari tersebut turun ke posisi keenam, memperlihatkan betapa sensitifnya performa mobil terhadap degradasi ban di fase kritis lomba.
Selain aspek teknis, sejumlah investigasi pasca-balapan – termasuk dugaan pelanggaran pit exit oleh Verstappen dan insiden antar pembalap – berpotensi mengubah hasil akhir. Dalam konteks regulasi FIA, faktor ini menjadi variabel tambahan yang dapat memengaruhi distribusi poin.
Secara keseluruhan, Miami 2026 menegaskan bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi oleh eksekusi strategi, efisiensi energi, dan minimisasi kesalahan. Dengan momentum yang terus terbangun, Antonelli kini memasuki fase berikutnya musim sebagai kandidat utama, sementara rivalnya dituntut merespons secara teknis menjelang Grand Prix Kanada.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
156 |
|
2
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
115 |
|
3
|
|
George Russell
Mercedes
|
106 |
|
4
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
75 |
|
5
|
|
Lando Norris
McLaren
|
73 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
58 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
55 |
|
8
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
41 |
|
9
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
34 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
26 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
219 |
|
2
|
|
Ferrari
|
147 |
|
3
|
|
McLaren
|
106 |
|
4
|
|
Red Bull Racing
|
57 |
|
5
|
|
Alpine
|
35 |
|
6
|
|
Racing Bulls
|
21 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
19 |
|
8
|
|
Williams
|
7 |
|
9
|
|
Audi
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
Red Bull mulai bangkit setelah upgrade Miami, tetapi defisit 52 poin dari McLaren membuat perebutan posisi tiga besar F1 2026 tetap menantang.
Jacques Villeneuve menilai George Russell tertekan saat menghadapi Kimi Antonelli di Barcelona, meski pembalap Mercedes itu finis kedua.
Charles Leclerc mengakui kesalahannya menghambat potensi Ferrari di Barcelona 2026 saat upgrade baru meningkatkan performa dan kontrol degradasi ban.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!