Kegagalan mempertahankan tren kemenangan di balapan sebelumnya membuat Max Verstappen harus puas menempati posisi ketiga pada seri balap Formula 1 di Circuit of the Americas. Pembalap andalan Red Bull tersebut mengakui bahwa mobilnya tampil kurang kompetitif setelah sebelumnya sempat mendominasi dua putaran berturut-turut di Malaysia dan Singapura. Impiannya untuk merengkuh kemenangan ketiga secara beruntun pupus di tangan Kimi Antonelli yang tampil begitu dominan sepanjang akhir pekan dan mengamankan kemenangan kesembilannya musim ini.
Sepanjang balapan utama di Austin, sang juara bertahan kesulitan untuk memberikan perlawanan berarti kepada barisan terdepan. Garis finis dilewatinya dengan selisih waktu tertinggal hingga 13 detik dari sang pemenang lomba. Ketika disinggung mengenai penurunan performa yang dialami timnya dibandingkan balapan sebelumnya, pembalap asal Belanda ini memberikan penjelasan teknis yang cukup terbuka kepada awak media.
"Karena saya pikir keseimbangan mobil kami berada di level yang biasa saja. Kami tidak memiliki kecepatan terbaik di tikungan cepat, dan kami juga bukan yang tercepat di tikungan lambat. Saya pikir di sirkuit ini Anda harus sangat cepat di tikungan cepat atau menjadi yang tercepat di tikungan lambat," ujar Max Verstappen menjelaskan masalah keseimbangan aerodinamika dan kecepatan mobil RB20 miliknya di atas lintasan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ketiadaan keunggulan di area krusial tersebut membuat Red Bull kehilangan daya saing yang kompetitif. "Ketika Anda tidak memiliki keduanya, Anda menjadi sedikit biasa saja, dan saya pikir kami memang tampil agak biasa saja dalam balapan kali ini," imbuhnya mengulas jalannya lomba. Meskipun gagal meraih podium tertinggi, hasil ini tetap memperpanjang catatan konsistensinya dengan mengamankan podium keenam secara berturut-turut musim ini.
Selain masalah keseimbangan dan kecepatan dasar mobil, kendala strategi pemilihan ban serta masalah pada unit daya turut menjadi sorotan utama. Sang pembalap meyakini bahwa hasil akhir mungkin akan berbeda jika timnya mengambil keputusan strategi kompon ban yang lebih optimal. "Tentu saja, jika kami memilih ban yang berbeda, mungkin kami bisa finis di posisi kedua, tetapi hal itu selalu mudah dikatakan setelah semuanya selesai. Ditambah lagi, ketika Anda terlalu banyak mengalami masalah dengan konsistensi unit daya, itu sudah merugikan waktu putaran bebas Anda," pungkasnya menutup evaluasi akhir pekan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!