Masa depan Liam Lawson di ajang Formula 1 masih diselimuti ketidakpastian menjelang akhir musim 2026. Pembalap asal Selandia Baru tersebut kini sedang berjuang keras untuk mengamankan kursi balapnya di tim Visa Cash App Racing Bulls. Sepanjang musim ini, ia sebenarnya mampu menampilkan performa yang cukup solid di atas lintasan. Dari total 77 poin yang dikoleksinya di kejuaraan dunia, sebanyak 63 poin berhasil diamankan bersama mobil Racing Bulls, jauh melampaui perolehan rekan setimnya yang berstatus sebagai debutan.
Ketangguhan mental pembalap berusia 24 tahun tersebut kembali terlihat jelas pada balapan akhir pekan lalu di Sirkuit COTA, Austin. Ia mampu melintasi garis finis di posisi kesembilan dan langsung mendapatkan apresiasi tinggi dari petinggi tim. Kepala Tim Alan Permane bahkan tidak sungkan melontarkan pujian melalui radio tim selepas balapan usai. Sang insinyur asal Inggris itu menyebut penampilan anak asuhnya sangat luar biasa dan menilai akhir pekan tersebut berjalan sempurna.
Kendati menunjukkan grafik performa yang positif, Liam Lawson harus rela menyerahkan kemudi mobil VCARB miliknya kepada pembalap lain pada sesi latihan bebas pertama di GP Meksiko. Keputusan ini terasa cukup pelik karena sosok yang mengambil alih mobilnya adalah Nikola Tsolov. Pembalap muda asal Bulgaria tersebut digadang-gadang sebagai salah satu ancaman nyata yang berpotensi merebut kursi balap utama pada musim kompetisi 2027 mendatang.

Bagi Nikola Tsolov, kesempatan turun di sesi resmi akhir pekan Grand Prix ini menandai tonggak sejarah baru dalam kariernya. Sebelumnya, pembalap yang kini sedang bersaing ketat di papan atas klasemen Formula 2 tersebut baru mencicipi jarak tempuh 690 kilometer saat melakukan uji coba tertutup menggunakan mobil spesifikasi 2025 di Sirkuit Imola pada akhir Agustus lalu.
Menanggapi kepercayaan besar yang diberikan oleh tim, remaja berbakat tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia bertekad memanfaatkan momentum di Autodromo Hermanos Rodriguez secara maksimal untuk memahami regulasi mobil modern serta memberikan umpan balik yang konstruktif bagi para insinyur.
Sementara itu, Alan Permane menegaskan bahwa pelibatan Nikola Tsolov merupakan bagian dari komitmen jangka panjang skuad asal Faenza dalam menggembleng talenta muda. Pengalaman berharga di trek ini diyakini akan mempercepat proses adaptasi sang pembalap muda menuju level tertinggi motorsport dunia.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!