Advertisement Sportrik
15s

Ambisi Besar, Tapi Jalan Terjal: Apakah Politik Menghalangi Langkah Toprak ke MotoGP?

Ambisi Besar, Tapi Jalan Terjal: Apakah Politik Menghalangi Langkah Toprak ke MotoGP?
Ambisi Besar, Tapi Jalan Terjal: Apakah Politik Menghalangi Langkah Toprak ke MotoGP?

Toprak Razgatlioglu, juara WorldSBK dua kali, telah lama menyuarakan keinginannya untuk naik ke kelas utama MotoGP. Namun, hingga kini, langkah tersebut belum juga terwujud. Apakah faktor politik menjadi penghalang utama dalam perjalanan kariernya?


Performa Gemilang di WorldSBK

Sejak bergabung dengan BMW di WorldSBK, Toprak menunjukkan performa luar biasa. Pada musim 2024, ia berhasil meraih gelar juara dunia bersama BMW, membuktikan kemampuannya sebagai salah satu pembalap terbaik di dunia. Keberhasilan ini semakin memperkuat keinginannya untuk bersaing di MotoGP.

Marc Marquez Akui Belum Maksimal di Thailand 2026
Baca JugaMarc Marquez Akui Belum Maksimal di Thailand 2026


Keinginan Pindah ke MotoGP dan Hambatan Politik

Toprak dan manajernya, Kenan Sofuoglu, telah menyatakan niat untuk pindah ke MotoGP pada musim 2026. Namun, mereka menekankan bahwa kepindahan tersebut hanya akan terjadi jika mendapatkan kontrak dengan tim pabrikan. Mereka menolak opsi bergabung dengan tim satelit, seperti yang dilakukan Marc Marquez dengan Gresini Racing.

Michael Laverty, pakar MotoGP dari TNT Sports, menyebut bahwa faktor politik dan dinamika internal tim menjadi hambatan utama bagi Toprak untuk mendapatkan kursi di tim pabrikan. Menurutnya, peluang Toprak lebih besar jika bersedia bergabung dengan tim satelit terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT


Dampak Terhadap Musim dan Tim

Keputusan Toprak untuk tetap bertahan di WorldSBK bersama BMW hingga 2025 menunjukkan komitmennya terhadap tim. Namun, keinginan kuat untuk pindah ke MotoGP bisa mempengaruhi fokus dan performanya di musim mendatang. BMW sendiri telah menyatakan bahwa mereka tidak dapat menawarkan tempat di MotoGP dalam waktu dekat, yang memperumit situasi kontrak Toprak.


Potensi Konflik dan Isu Kontrak

Toprak memiliki kontrak dua tahun dengan BMW, yang berarti ia terikat hingga akhir musim 2025. Namun, dengan keinginannya untuk pindah ke MotoGP pada 2026, negosiasi kontrak dan potensi konflik dengan BMW menjadi isu yang perlu diselesaikan. Sofuoglu menyatakan bahwa mereka akan menghormati kontrak dengan BMW, tetapi berharap mendapatkan izin untuk pindah jika ada peluang di MotoGP.


ADVERTISEMENT

Ikuti kabar terbaru dunia olahraga dan drama para atlet hanya di SPORTRIK


Antisipasi Menuju 2026

Dengan perubahan regulasi MotoGP yang akan berlaku pada 2027, termasuk penggunaan ban Pirelli, peluang bagi Toprak untuk bersaing di MotoGP bisa terbuka lebar. Namun, usia dan waktu menjadi faktor krusial. Apakah Toprak akan berhasil menembus politik dan dinamika internal tim untuk mewujudkan impiannya? Hanya waktu yang akan menjawab.


Ikuti terus SPORTRIK untuk update lanjutan mengenai perjalanan karier Toprak Razgatlioglu dan dunia MotoGP.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU