Alex Marquez Alami Sakit Leher Usai Dua Kecelakaan di Latihan MotoGP Malaysia 2025

Alex Marquez Alami Sakit Leher Usai Dua Kecelakaan di Latihan MotoGP Malaysia 2025
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Pembalap BK8 Gresini Ducati, Alex Marquez, mengaku mengalami nyeri otot di leher setelah mengalami dua kecelakaan pada hari Jumat di Grand Prix Malaysia 2025 di Sirkuit Sepang. Meski demikian, pembalap berusia 29 tahun ini berhasil mengamankan posisi langsung ke sesi kualifikasi Q2, menjaga peluangnya untuk finis sebagai runner-up kejuaraan dunia 2025.

Marquez, yang kini menargetkan posisi kedua klasemen dengan keunggulan 97 poin atas Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing, harus mempertahankan selisih lebih dari 74 poin untuk mengunci peringkat tersebut. Namun, kecelakaan di sesi latihan bebas pertama (FP1) memaksanya membatalkan aktivitas media untuk menjalani perawatan akibat nyeri leher.

 

"Hari pertama di Malaysia tidak mudah," ujar Marquez. "Kami memulai dengan baik di pagi hari, tapi ada beberapa masalah. Kecelakaan tadi pagi sedikit memengaruhi pekerjaan kami. Tapi saya cukup senang dengan ritme di sesi sore."

Marquez mencatatkan waktu yang cukup kompetitif untuk lolos langsung ke Q2, meski kecelakaan keduanya nyaris menggagalkan posisinya. "Lintasan sangat berbeda dibandingkan tes pramusim. Sesi ini sulit karena kecelakaan pagi tadi menyebabkan nyeri di otot leher saya. Kami perlu pemulihan untuk besok dan terus melaju," tambahnya.

Pembalap Spanyol ini memiliki rekam jejak kuat di Sepang, termasuk kemenangan sprint pada 2023, yang menambah optimisme meskipun kondisinya saat ini kurang ideal.

ADVERTISEMENT

 

Sementara Marquez berhasil masuk Q2, rekan setimnya Fermin Aldeguer, pemenang Grand Prix Indonesia, gagal lolos langsung dan harus bertarung di Q1 pada Sabtu pagi. Aldeguer akan bersaing dengan pembalap top seperti Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo dan rival terdekat Marquez di klasemen, Marco Bezzecchi, yang juga terlempar ke Q1.

Kondisi lintasan Sepang yang berubah sejak tes pramusim, ditambah ancaman hujan, menambah kompleksitas strategi tim. Performa Marquez di sesi sore menunjukkan ritme balap yang solid, tetapi nyeri lehernya menjadi tantangan tambahan untuk kualifikasi dan balapan.

 

Dengan posisi kedua klasemen dalam jangkauan, Marquez harus menjaga konsistensi di Malaysia, terutama melawan Bezzecchi yang berada di urutan ketiga. Analisis mendalam Sportrik menunjukkan bahwa kemampuan Marquez untuk mengatasi nyeri fisik dan beradaptasi dengan kondisi lintasan yang berubah akan krusial. Keunggulannya di Sepang pada musim sebelumnya, termasuk kemenangan sprint, memberikan harapan untuk hasil kuat.

 

Sementara itu, Q1 yang kompetitif dengan kehadiran Bagnaia dan Bezzecchi akan menambah tekanan bagi Aldeguer untuk membantu Gresini Ducati mempertahankan performa tim. Balapan utama pada Minggu diperkirakan akan dipengaruhi oleh strategi ban dan adaptasi cuaca, dengan Marquez sebagai salah satu favorit jika kondisi fisiknya pulih.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU