SPONSORED

Alex Lowes Resmi Kantongi Surat Izin Mengemudi Motor di Usia 36 Tahun

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Alex Lowes Resmi Kantongi Surat Izin Mengemudi Motor di Usia 36 Tahun
TO NEWS OVERVIEW
Alex Lowes bei der Fahrschulprüfung© Derby Kawasaki

Menjalani karier profesional dengan mencatatkan 390 start balapan di ajang WorldSBK tentu menempatkan Alex Lowes sebagai salah satu pembalap paling berpengalaman di lintasan. Di atas aspal sirkuit internasional, pembalap pabrikan Bimota ini nyaris sudah merasakan seluruh dinamika, tekanan, serta drama persaingan roda dua. Namun, siapa yang menyangka bahwa di balik keahliannya membesut motor balap berkecepatan tinggi, pebalap asal Inggris tersebut justru sempat tidak memiliki legalitas untuk mengendarai sepeda motor di jalan raya.

Kekurangan administratif tersebut akhirnya resmi diselesaikan oleh sang pembalap berusia 36 tahun itu pada musim ini. Di sela-sela kesibukannya menghadapi kalender balap Superbike yang sangat padat, ia menyempatkan diri untuk mendaftar dan mengikuti serangkaian proses pendidikan di sekolah mengemudi. Kerja kerasnya terbayar tuntas setelah ia sukses melewati ujian praktik maupun teori, yang kini memberinya hak penuh untuk berkendara secara legal di jalanan umum.

Ketika menceritakan pengalaman barunya kembali duduk di bangku sekolah mengemudi, ia mengungkapkan rasa antusiasnya meski situasinya terasa sangat kontras dengan kesehariannya di paddock kejuaraan dunia. Situasi ini pun sempat memancing gelak tawa di kalangan penggemar karena seorang bintang balap kelas dunia harus belajar mengendarai motor standar di jalan raya.

Kecelakaan Spektakuler Warnai Sesi Latihan Perdana GT4 Sandown 2026
Baca JugaKecelakaan Spektakuler Warnai Sesi Latihan Perdana GT4 Sandown 2026

"Endlich darf ich ein Motorrad fahren, und zwar ganz legal – ich habe den Test bestanden," ujar Lowes sambil tersenyum lebar mengenang momen kelulusannya. "Es hat sogar etwas Spaß gemacht. Das Wetter war gut, was wahrscheinlich etwas geholfen hat, aber es war auch eine etwas merkwurdige Erfahrung," imbuhnya, yang jika diterjemahkan berarti ia akhirnya bisa berkendara secara legal, menikmati prosesnya berkat cuaca cerah, meski tetap merasa situasi tersebut agak janggal baginya.

ADVERTISEMENT

Satu hal yang paling menggelitik selama proses belajar tersebut adalah kondisi kendaraan pelatihan yang digunakannya. Berbeda jauh dengan mesin balap pabrikan berteknologi canggih yang biasa ia jinakkan di lintasan, motor sekolah mengemudi yang ia pakai justru dilengkapi dengan perangkat pelindung tambahan demi keamanan pemula.

"Skurril: Das Fahrschulmotorrad war rundum mit Sturzbugeln ausgestattet," kenangnya menggambarkan betapa uniknya melihat motor latihan yang dipasangi besi pelindung benturan atau crash bar secara menyeluruh.

Fenomena seorang atlet balap profesional yang belum atau baru memiliki lisensi jalan raya di usia matang bukanlah sebuah cerita baru di dunia motorsport. Kasus serupa pernah dialami oleh mantan rival sekaligus juara dunia Superbike, Jonathan Rea, yang baru berhasil merampungkan ujian lisensi berkendaranya pada usia 34 tahun silam. Kehadiran kisah-kisah unik seperti ini memberikan warna tersendiri di balik ketatnya persaingan paraatlet kecepatan dunia.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU