WRC, Sportrik Media - Armada Hyundai Motorsport dan para pembalap utamanya mengawali musim Kejuaraan Reli Dunia dengan hasil yang belum maksimal di Reli Monte Carlo, ketika dominasi mutlak justru ditunjukkan oleh Toyota Gazoo Racing melalui kemenangan besar yang dipimpin oleh Oliver Solberg.
Pada reli pembuka musim tersebut, hasil terbaik Hyundai diraih oleh Adrien Fourmaux di posisi keempat, disusul juara dunia bertahan Thierry Neuville di posisi kelima. Sementara itu, Toyota mengamankan kemenangan dan menegaskan statusnya sebagai tolok ukur performa awal musim.
Fourmaux membawa modal emosional kuat menuju Reli Swedia, balapan musim dingin yang digelar di sekitar Umea. Di lokasi tersebut, pembalap Prancis itu meraih podium WRC pertamanya dua tahun lalu saat masih membela Ford M-Sport, dengan finis ketiga secara keseluruhan.
Musim lalu, Fourmaux sempat memimpin jalannya reli Swedia dalam waktu yang cukup lama sebelum badai salju ekstrem menggagalkan peluang kemenangannya. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting menjelang edisi tahun ini, di mana ia menargetkan konsistensi penuh hingga garis finis.
Mengacu pada performa impresif Solberg di Monte Carlo, Fourmaux menyebut kemenangan pembalap Toyota tersebut sebagai bukti bahwa dominasi nama-nama besar di WRC dapat dipatahkan. Menurutnya, hasil tersebut memberi motivasi tambahan bagi para rival untuk menantang peta kekuatan yang ada.
“Sangat menyenangkan melihat Oliver berjuang,” ujar Fourmaux, dikutip dari situs Kejuaraan Dunia.
“Dia menunjukkan dengan mobil yang sama bahwa Elfyn dan Sebastien bukanlah pembalap yang tak terkalahkan. Itu hal yang bagus.”
“Tentu saja saya ingin menang, tapi kita lihat saja di balapan berikutnya.”
Solberg sendiri tampil luar biasa di Prancis pada Reli Monte Carlo, negara asal Fourmaux. Kini, pembalap Hyundai tersebut menegaskan ambisinya untuk membalas kekalahan tersebut di Swedia, meski menyadari bahwa Solberg akan menjadi favorit utama di balapan kandangnya.
“Saya pernah tampil cepat di Swedia sebelumnya dan saya menyukai Swedia,” kata Fourmaux.
“Oliver menang di Monte Carlo, jadi saya harus menang di Swedia,” tambahnya sambil tersenyum.
Reli Swedia dipandang sebagai ajang krusial untuk mengukur keseimbangan kekuatan awal musim antara Toyota dan Hyundai. Bagi Fourmaux, reli salju ini bukan hanya peluang untuk mengejar kemenangan WRC pertamanya, tetapi juga momentum penting untuk menghidupkan kembali perburuan gelar sejak awal musim.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!