Formula 1, Sportrik Media – Yuki Tsunoda menyuarakan pembelaan kuat atas kontribusinya di Red Bull Racing menjelang akhir musim 2025, meskipun laporan terbaru menunjukkan ia kemungkinan besar akan kehilangan kursi setelah Grand Prix Abu Dhabi akhir pekan ini.
Pembalap Jepang berusia 25 tahun ini dipromosikan ke tim utama Red Bull sejak Grand Prix Jepang musim ini, menggantikan Liam Lawson, namun perjuangannya untuk konsistensi membuat masa depannya dipertanyakan. Saat ini, Tsunoda berada di posisi ke-15 klasemen pembalap dengan hanya 30 poin, jauh tertinggal dari rekan setimnya Max Verstappen, yang memasuki seri penutup di Yas Marina dengan peluang mengunci gelar juara dunia kelimanya. Laporan dari RacingNews365 mengonfirmasi bahwa Tsunoda akan digantikan oleh Isack Hadjar di Red Bull untuk 2026, sementara tim saudara Racing Bulls mempertahankan Lawson dan mempromosikan rookie Arvid Lindblad.
Tsunoda, yang awalnya bergabung dengan F1 melalui Red Bull Junior Team sejak 2021, mengakui tantangan sepanjang musim tetapi menyoroti kemajuan di paruh kedua. "Saya sudah melakukan apa yang bisa saya lakukan," ujarnya kepada media, termasuk RacingNews365. "Terutama empat balapan terakhir, tim memberikan dukungan besar dan saya bisa mengendarai mobil hampir identik dengan Max. Saya membuktikan banyak hal. Sejak punya mobil sama, saya selalu dalam dua atau tiga persepuluh detik darinya."
Ia merinci performa di Las Vegas, di mana ia konsisten berada di FP1 hingga FP3 dan bahkan unggul atas Verstappen di beberapa lap, meskipun kualifikasi terganggu faktor eksternal. Di Sprint Qatar, Tsunoda finis di depan rekan setimnya dan membantu strategi tim, meski kualifikasi utama hanya tertinggal tiga persepuluh detik cukup untuk top five secara normal. Analisis mendalam menunjukkan bahwa mobil RB21 memang disesuaikan untuk gaya Verstappen, membuat adaptasi Tsunoda lebih sulit, mirip dengan pengalaman pembalap sebelumnya seperti Pierre Gasly dan Sergio Perez.
Tsunoda membandingkan dirinya dengan pendahulunya yang kesulitan di samping Verstappen. "Saya menunjukkan apa yang bisa saya lakukan. Saya tidak ingat ada banyak pembalap yang bisa konsisten seperti ini di kursi kedua—at least dari beberapa tahun terakhir," tambahnya. "Saya bisa naik level di pertengahan musim, melewati momen sulit di awal. Sekarang, tinggal bantu Max di balapan selanjutnya. Pace-nya ada, tidak ada yang lebih bisa kami lakukan dengan kursi kedua ini." Data pace lap dari sumber resmi menegaskan klaimnya, dengan Tsunoda sering berada dalam margin ketat di sesi latihan akhir musim.
Kontroversi lineup 2026 semakin memanas, dengan Honda mitra lama Tsunoda dilaporkan menekan Red Bull melalui negosiasi mesin untuk menyelamatkan posisinya di Racing Bulls. Namun, laporan De Telegraaf menegaskan keputusan sudah final: Hadjar naik ke Red Bull, sementara Lawson dan Lindblad di Racing Bulls. Opini di X mencerminkan kekecewaan penggemar, dengan postingan seperti "Yuki deserved better" yang viral, menyoroti ketidakadilan penilaian berdasarkan mobil yang sulit dikendalikan. Beberapa spekulasi menyebut kemungkinan pindah ke IndyCar melalui dukungan Honda atau peran cadangan di Alpine.
Dari perspektif tim, Red Bull di bawah penasihat Helmut Marko dikenal kejam dalam mempromosikan talenta junior, dengan Lawson dan Lindblad mewakili strategi jangka panjang. Bagi Tsunoda, yang mencatat finis terbaik keenam di Azerbaijan, insiden seperti anti-stall di Abu Dhabi sebelumnya menambah beban. Perbandingan dengan Alex Albon menunjukkan pola serupa: Pembalap kedua sering kali kesulitan, tetapi Tsunoda menonjol dalam adaptasi akhir musim.
Meskipun menghadapi pintu keluar, Tsunoda fokus pada balapan penutup. "Ini soal bantu Max sekarang. Pace-nya ada," tegasnya. Prospek masa depannya menjanjikan di luar Red Bull, mungkin melalui Honda ke seri lain, atau kembali ke F1 2027 dengan regulasi baru. Dengan Pirelli mendukung degradasi rendah di Yas Marina, ia punya kesempatan terakhir untuk bukti diri. Pantau terus update Formula 1 di Sportrik.com.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!