MotoGP, Sportrik Media - Frustrasi Fabio Quartararo terhadap motor baru V4 Yamaha menjadi sorotan utama pada tes pramusim Kejuaraan Dunia FIM MotoGP 2026 di Buriram. Namun di balik luapan emosi tersebut, muncul pertanyaan penting: apakah benar proyek V4 ini belum menunjukkan sisi positif sama sekali?
Yamaha berharap proyek V4 mampu mengembalikan mereka ke jalur perebutan gelar dalam beberapa musim ke depan, setelah performa merosot dalam beberapa tahun terakhir. Motor baru ini memang mengalami awal yang sulit, termasuk penampilan wildcard yang kurang kompetitif tahun lalu serta hilangnya satu hari tes di Sepang akibat masalah mesin. Meski tidak ada gangguan teknis serupa di Buriram, catatan waktu hari pertama masih tertinggal signifikan.
Pembalap Yamaha terbaik pada hari pembuka adalah Jack Miller di posisi ke-17, terpaut lebih dari satu detik dari waktu tercepat yang dicatat Alex Marquez dengan Ducati spesifikasi 2026. Quartararo sendiri mengaku belum menemukan dasar set-up yang konsisten.

“Mungkin pembalap Yamaha lain sedikit lebih baik. Tapi sejak saya menggunakan motor ini, saya belum pernah melakukan dua run berturut-turut dengan motor yang sama.”
“Kami selalu mencoba sesuatu yang berbeda, dan meski banyak perubahan, kami belum mampu menemukan setelan dasar untuk berkembang.”
Dari sisi teknis, Yamaha disebut kehilangan sekitar 10 km/jam dibanding motor tercepat di lintasan. Alex Rins menyoroti masalah tenaga mesin dan traksi, yang membuat rival seperti Ducati, Honda, dan Aprilia mampu keluar tikungan dengan akselerasi lebih kuat dan keuntungan di lintasan lurus.
“Kami kehilangan banyak dari sisi tenaga mesin. Itu sangat jelas. Dari sisi traksi juga, mereka mendapatkan manfaat lebih besar saat keluar tikungan.”
Rins mengakui frustrasi di internal tim, menyebut tekanan fisik dan mental yang tinggi hanya untuk bertarung di posisi luar 15 besar.
Meski demikian, Miller justru menunjukkan pendekatan lebih optimistis. Ia menilai ada kemajuan pada sasis dibandingkan tes Malaysia dan menyebut sektor tiga dan empat terasa kompetitif, terutama dengan penggunaan ban spesifikasi casing berbeda yang membantu menemukan grip.
“Kami tidak akan menemukan tambahan 10 km/jam dalam semalam. Itu yang hilang saat ini. Tapi secara umum saya menikmati mengendarai motor ini, ada beberapa hal positif.”
Dengan gap kecepatan yang masih signifikan dan konsistensi set-up yang belum stabil, proyek V4 Yamaha berada dalam fase kritis menjelang pembuka musim. Evaluasi lanjutan pada hari kedua tes Buriram akan menjadi indikator penting apakah potensi positif yang disebut Miller dapat diterjemahkan menjadi performa nyata di lintasan balap.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!