Keputusan yang sudah lama digantung akhirnya jatuh juga: Jack Miller resmi angkat kaki dari tim pabrikan Yamaha di MotoGP. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Yamaha, yang memilih tidak memperpanjang kontrak pembalap asal Australia tersebut untuk musim 2026.
Kepergian Miller sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Sejak bergabung dengan Prima Pramac Yamaha pada 2025, performanya jauh dari kata memuaskan. Hingga paruh kedua musim keduanya, Miller belum sekalipun naik podium. Catatan terbaiknya hanyalah satu kali finis di posisi lima besar dalam sebuah grand prix.
"Saya ingin berterima kasih kepada Yamaha, Prima Pramac Yamaha MotoGP, dan semua orang yang terlibat dalam proyek ini atas kesempatan yang kami jalani sejak awal musim 2025," ujar Miller dalam pernyataan resmi. "Ini pengalaman yang berharga menjadi bagian dari kelompok yang bekerja keras membangun masa depan. Kami semua sudah memberikan segalanya untuk memajukan proyek ini, dan saya bangga telah memainkan peran saya dalam perjalanan itu."

Miller juga menegaskan bahwa dirinya masih percaya diri memiliki kemampuan lebih. "Saya masih percaya saya bisa memberikan lebih banyak dan mencapai lebih banyak, dan saya akan membawa motivasi itu ke mana pun saya pergi selanjutnya. Saya menantikan babak berikutnya dalam karier saya," tambahnya. Namun, sebelum itu, dia fokus menyelesaikan sisa musim ini dengan kuat bersama tim.
Di sisi lain, Yamaha sudah menyiapkan penggantinya. Toprak Razgatlioglu dipastikan bertahan hingga 2027, dan ia akan ditemani oleh Izan Guevara yang dipromosikan dari Moto2. Langkah ini menunjukkan Yamaha ingin membangun masa depan dengan wajah-wajah baru yang lebih segar.
Manajer Umum Yamaha Racing, Paolo Pavesio, memberikan penghormatan tinggi untuk Miller. "Jack bergabung dengan Yamaha pada tahap penting proyek MotoGP kami dan segera menjadi kontributor yang berharga. Pemahaman teknisnya, keterbukaan dalam memberikan masukan, dan komitmen tanpa henti membantu kami maju di beberapa area," kata Pavesio. "Dia menghadapi setiap tantangan dengan profesionalisme dan antusiasme. Dedikasi yang sama juga ditunjukkan dengan kesediaannya mewakili Yamaha di Suzuka 8 Hours di sela-sela kesibukan MotoGP-nya."
Paolo Campinoti, bos tim Pramac, juga tak kuasa menyembunyikan rasa kehilangannya. "Beberapa pembalap hanya singgah di sebuah tim, sementara yang lain meninggalkan jejak mendalam dalam sejarahnya, dan Jack jelas termasuk dalam kelompok kedua," ujarnya. "Kami secara alami merasa sedih karena perjalanan kami bersama akan segera berakhir, tapi ini adalah bagian dari keputusan yang harus diambil dalam olahraga ini."
Meski masa depan Miller di MotoGP sudah tertutup, rumor kuat mengaitkannya dengan WorldSBK. Kabarnya, Miller akan membela tim Yamaha di ajang tersebut. Jika benar, maka perjalanan Miller di dunia balap masih panjang, dan ia akan tetap berseragam biru—hanya saja di lintasan yang berbeda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!