Pabrikan asal Jepang, Yamaha, secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan melakukan perjalanan ke Doha untuk mengikuti putaran ke-20 musim ini di Sirkuit Internasional Losail. Keputusan tegas ini diambil di tengah situasi geopolitik yang memanas dan konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah, membuat skuad pabrikan serta tim satelit Pramac dipastikan absen dari akhir pekan balap tersebut.
Kebijakan boikot ini didasari oleh klausul internal perusahaan yang memberikan hak bagi manajemen untuk melarang para karyawannya bepergian ke wilayah yang terdampak oleh ketegangan geopolitik dan konflik bersenjata. Langkah pembatasan perjalanan tersebut tetap diberlakukan setelah upaya terakhir dari para pembalap dan tim untuk meminta pembatalan Grand Prix Qatar pada Minggu sore tidak membuahkan hasil di meja perundingan.

Sebelum keputusan ini diambil, MotoGP tetap bersikeras melanjutkan seri Doha setelah wakil CEO Carlos Ezpeleta melakukan kunjungan langsung ke Qatar untuk berdialog dengan pihak berwenang setempat. Pihak penyelenggara memastikan bahwa jaminan keamanan bagi seluruh personel di area paddock telah diberikan, meskipun ketidakpastian global dan peringatan perjalanan dari berbagai negara tetap menjadi kekhawatiran utama.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis, pihak manajemen pabrikan menegaskan keputusan mereka. "Setelah penilaian terbaru terhadap situasi di Timur Tengah, Yamaha belum menemukan alasan yang cukup untuk mengubah pembatasan perjalanan perusahaan yang sudah berlaku," tulis pernyataan tersebut. Mereka menambahkan bahwa keputusan ini diambil secara mandiri berdasarkan informasi yang tersedia demi keselamatan staf.
Langkah ekstrem yang ditempuh oleh Fabio Quartararo dan rekan setimnya ini langsung memicu ketegangan baru dengan pihak penyelenggara kejuaraan. Pihak MotoGP menyayangkan absennya tim berlogo garpu tala tersebut dan memperingatkan akan adanya konsekuensi olahraga serta sanksi finansial dari FIM, mengingat kewajiban kontrak untuk tampil di seluruh kalender balap musim ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!