SPONSORED

Williams Pakai Livery Throwback FW07C untuk GP Madrid 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Williams Pakai Livery Throwback FW07C untuk GP Madrid 2026
TO NEWS OVERVIEW
Williams Pakai Livery Throwback FW07C untuk GP Madrid 2026

Williams datang ke Madrid dengan semangat yang sedikit berbeda. Untuk Grand Prix Spanyol perdana di Sirkuit Madring akhir pekan ini, tim asal Grove itu meluncurkan livery spesial yang terinspirasi dari mobil legendaris FW07C—sasis yang pernah mengantar tim meraih gelar juara dunia konstruktor pada 1981. Bukan sekadar gaya, livery ini adalah penghormatan untuk sejarah panjang Williams yang kali ini tampil dengan warna putih dan hijau yang ikonik.

Warna itu bukan pilihan sembarangan. Pada era kejayaan pertama Williams, skema putih-hijau adalah ciri khas yang identik dengan dukungan Saudia Airlines. Kini, Atlassian sebagai sponsor utama mengambil peran serupa, menghadirkan nuansa nostalgia yang langsung terasa di paddock. Williams memang sengaja ingin mengingatkan semua orang—termasuk diri mereka sendiri—tentang masa-masa ketika tim ini menjadi kekuatan yang ditakuti di grid.

Momen itu terasa semakin relevan karena Williams sedang berjuang untuk kembali ke papan atas. Sepanjang musim ini, tim asuhan James Vowles masih kesulitan bersaing secara konsisten di barisan depan. Livery FW07C ini pun menjadi simbol bahwa ambisi untuk bangkit selalu berakar pada sejarah. Seperti kata Vowles, misi untuk kembali ke depan grid tidak bisa lepas dari apa yang sudah diraih sebelumnya.

Red Bull Rekrut Putra Kimi Raikkonen, Robin, ke Program Pembinaan Junior
Baca JugaRed Bull Rekrut Putra Kimi Raikkonen, Robin, ke Program Pembinaan Junior

Sentimen Sejarah dan Masa Depan

James Vowles menjelaskan bahwa livery ini adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan tim. "Misi kami untuk kembali ke puncak grid digambar dari, terinspirasi oleh, dan diinformasikan oleh semua yang telah kami lakukan sebelumnya," ujarnya. "Saya sangat bangga merayakan itu melalui livery spesial Atlassian, menghubungkan tim yang kami miliki di Jarama dengan tim yang sedang kami bangun hari ini."

ADVERTISEMENT

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi, inovasi teknologi, dan kreativitas adalah kunci untuk mewujudkan target tersebut. "Mobilnya tampak fantastis, dan saya tidak sabar melihatnya melaju di Madrid," pungkasnya. Sementara itu, CEO Atlassian, Mike Cannon-Brookes, punya cara pandang yang menarik: "Tim terbaik tidak menaruh sejarah mereka di lemari trofi. Mereka menautkannya ke dalam pekerjaan."

Di sisi lain, Carlos Sainz punya misi pribadi di Madrid. Pembalap asal Spanyol itu akan tampil di hadapan publiknya sendiri untuk kedua kalinya musim ini. Setelah menjalani balapan kandang pertamanya di tempat lain, Sainz pasti ingin memberikan hasil yang manis di depan para penggemarnya. Dukungan tribun sendiri bisa menjadi energi ekstra, dan dengan livery spesial ini, Williams tentu berharap performa mereka juga ikut istimewa.

Madrid menjadi tuan rumah baru bagi F1, menggantikan Barcelona yang selama bertahun-tahun menjadi saksi sejarah. Sirkuit Madring menawarkan tantangan berbeda dengan karakter tikungan yang lebih modern. Williams, yang pernah merasakan kejayaan di Jarama—sirkuit yang juga dekat dengan Madrid—kini mencoba menulis lembaran baru. Akankah livery nostalgia ini membawa keberuntungan? Kita lihat saja saat lampu padam akhir pekan nanti.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU