SPONSORED

Waspada! Bos Tim MotoGP Gino Borsoi Target Penipuan Pass Palsu

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Waspada! Bos Tim MotoGP Gino Borsoi Target Penipuan Pass Palsu TO NEWS OVERVIEW
© Gold and Goose

Gino Borsoi, direktur tim Pramac Yamaha, angkat bicara setelah namanya dipakai oknum tak bertanggung jawab untuk menipu penggemar MotoGP. Ia menegaskan bahwa tawaran akses dan pass balapan yang mengatasnamakan dirinya adalah penipuan murni.

Melalui unggahan Instagram pribadinya, Borsoi memperingatkan publik agar tidak percaya pada siapa pun yang menghubungi atas namanya dengan iming-iming tiket atau akses khusus ke sirkuit. "Ini bukan saya. Ini penipuan," tulisnya tegas. "Mohon jangan percaya pada siapa pun yang menghubungi Anda atas nama saya dengan permintaan semacam itu."

Peringatan ini muncul setelah Borsoi mengetahui ada pihak yang menghubungi sejumlah orang menggunakan namanya, menawarkan akses dan pass menonton balapan MotoGP dengan imbalan uang. Mantan pembalap grand prix itu pun langsung mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan pernyataan resmi berjudul "PERHATIAN: PEMBERITAHUAN PENTING" untuk menghentikan aksi penipuan tersebut.

Crutchlow: Raul Fernandez Lebih Berani dari Rival di Silverstone
Baca JugaCrutchlow: Raul Fernandez Lebih Berani dari Rival di Silverstone
© Gold and Goose

Borsoi bukan nama sembarangan di paddock. Sebelum bergabung dengan Pramac, ia menjabat sebagai sporting director di tim Aspar. Namun kiprahnya paling bersinar saat memimpin Pramac Racing meraih gelar juara dunia MotoGP 2024 lewat Jorge Martin — sebuah pencapaian bersejarah sebagai tim non-pabrikan pertama yang menjuarai kelas utama di era empat tak modern, dengan motor Ducati.

ADVERTISEMENT

Setelah sukses tersebut, Pramac beralih ke motor Yamaha pada 2025 dan kini diperkuat Jack Miller serta Toprak Razgatlioglu di kelas MotoGP, plus Izan Guevara dan Alberto Ferrandez di Moto2. Dengan reputasi sebesar itu, wajar jika nama Borsoi menjadi umpan empuk bagi penipu untuk mengelabui para penggemar yang antusias.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh komunitas balap untuk selalu waspada terhadap tawaran mencurigakan, terutama yang meminta pembayaran di muka. Pastikan setiap transaksi atau komunikasi terkait tiket dan akses dilakukan melalui kanal resmi, bukan melalui kontak pribadi yang mengatasnamakan tokoh publik.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU