SPONSORED

Verstappen Soroti Kelemahan Red Bull Usai Podium Monza

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Verstappen Soroti Kelemahan Red Bull Usai Podium Monza
TO NEWS OVERVIEW
Verstappen Soroti Kelemahan Red Bull Usai Podium Monza

Max Verstappen kembali naik podium di Grand Prix Italia, finis ketiga di belakang Andrea Kimi Antonelli dan George Russell. Namun, di balik senyum di atas podium, empat kali juara dunia itu menyimpan kegelisahan. Melalui radio tim yang tidak disiarkan, Verstappen blak-blakan mengungkap kelemahan Red Bull yang masih terlihat jelas di sirkuit berkecepatan tinggi seperti Monza.

Usai balapan, Max Verstappen mendapat pujian dari prinsipal tim, Laurent Mekies, yang menyebut performanya sebagai langkah maju besar. Namun, Verstappen tidak sepenuhnya setuju. Dalam percakapan dengan insinyur balapnya, Gianpiero Lambiase, dan Mekies, ia menyoroti masalah yang sama yang menghantuinya sepanjang akhir pekan.

“Ya, podium yang sangat bagus. Sekali lagi, kalian bisa lihat dengan jelas kelemahan kami di sini. Hanya bisa duduk diam di lintasan lurus dan masalah pada ride, seperti yang kita tahu,” ujar Verstappen, dikutip dari Motorsport Week.

Alonso: Monza Tak Layak Disebut Temple of Speed Lagi
Baca JugaAlonso: Monza Tak Layak Disebut Temple of Speed Lagi

Masalah tersebut berkaitan dengan poros belakang RB22 yang tidak patuh, terutama saat melewati gundukan dan kerb di kecepatan rendah. Verstappen juga mengeluhkan ketertinggalan dalam hal deployment tenaga dibandingkan mobil bertenaga Mercedes, yang membuatnya kesulitan bertahan saat diserang, bahkan dengan ban yang lebih segar.

ADVERTISEMENT

“Di tikungan lambat, poros belakang terasa tidak patuh. Itu jelas tidak ideal dan menguras performa. Kami juga tidak bisa mengimbangi deployment mobil bertenaga Mercedes, dan di trek seperti Monza ini sangat berat. Saat memakai overtake mode, kami terlihat kompetitif, tetapi begitu memimpin, sulit untuk bertahan,” jelas Verstappen dalam konferensi pers setelah balapan.

Meski demikian, Verstappen mengakui bahwa finis di podium setelah akhir pekan yang sulit di Zandvoort adalah hasil yang positif. Ia menyebut ada kebangkitan yang signifikan, meski masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan tim untuk bersaing secara konsisten di papan atas.

Hasil ini membuat Verstappen semakin kokoh di puncak klasemen pebalap, tetapi persaingan dengan tim lain dipastikan akan semakin ketat. Red Bull kini harus berpikir keras untuk mengatasi kelemahan yang terus terbongkar di sirkuit-sirkuit tertentu, terutama yang menuntut efisiensi aerodinamika tinggi.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU