SPONSORED

Verstappen Hampir Pensiun Sebelum Perpanjang Kontrak Red Bull

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Verstappen Hampir Pensiun Sebelum Perpanjang Kontrak Red Bull
TO NEWS OVERVIEW
© Red Bull Content Pool

Max Verstappen mengungkapkan bahwa dirinya hampir meninggalkan Formula 1 sebelum akhirnya menandatangani kontrak baru dengan Red Bull hingga 2030. Pembalap asal Belanda itu sebelumnya terikat kontrak hingga 2028, namun memilih berkomitmen empat musim tambahan bersama tim yang berbasis di Milton Keynes, meski sempat ada pembicaraan dengan tim lain dan bahkan kemungkinan pensiun dini.

Dalam wawancara dengan Bild, Verstappen membenarkan adanya diskusi dengan McLaren di tengah kesulitan yang dialami Red Bull musim ini. Namun, ia menegaskan bahwa pikiran untuk meninggalkan F1 sepenuhnya lebih dominan. "Anda harus menanggapi setiap pembicaraan dengan tim lain secara serius," ujarnya. "Tapi pada akhirnya, saya lebih dekat untuk berhenti dari Formula 1 daripada menandatangani kontrak dengan tim balap lain."

Ketika ditanya seberapa dekat ia dengan keputusan menggantung helm, Verstappen tertawa sebelum menjelaskan pemikirannya. "Anda berhenti atau tidak, jadi itu keputusan 50/50," katanya. "Saya serius mempertimbangkan untuk berhenti. Tapi pada akhirnya, saya hanya mencintai balapan."

Rating Pembalap F1 GP Spanyol 2026: Norris Tertinggi, Antonelli Juara
Baca JugaRating Pembalap F1 GP Spanyol 2026: Norris Tertinggi, Antonelli Juara

Verstappen, yang kini berada di posisi keenam klasemen pembalap dengan 145 poin, terpaut 147 poin dari pemimpin klasemen Kimi Antonelli, menegaskan bahwa waktu penandatanganan kontrak barunya mencerminkan pandangan yang lugas, bukan tekanan eksternal. "Jika kedua belah pihak ingin bekerja sama dalam jangka panjang, mengapa harus menunggu?" ujarnya. "Kritik tidak mengganggu saya. Saya tidak peduli apa yang orang lain pikirkan tentang saya. Yang penting adalah bagaimana perasaan keluarga saya, manajemen saya, tim, dan saya. Saya harus bisa menerima diri saya sendiri, dan saya bisa."

ADVERTISEMENT

Dengan segala pencapaiannya di dunia balap, Verstappen merasa tidak perlu membuktikan apa pun lagi. "Saya juara dunia empat kali, dan setelah gelar pertama saya, saya sudah mencapai semua yang saya inginkan," tambahnya. "Saya tidak balapan untuk buku sejarah, tapi untuk diri saya sendiri, tim, dan penggemar kami. Karena itu, keputusan akhirnya diambil dengan cepat."

Berbeda dengan Fernando Alonso yang masih membalap di usia 45 tahun, Verstappen tidak berharap masih berlaga di F1 hingga pertengahan usia 40-an. "Saya rasa tidak, tapi itu tidak mungkin diprediksi," katanya. "Saya akan terus balapan selama saya menikmatinya."

Keputusan Verstappen untuk bertahan di Red Bull hingga 2030 menegaskan loyalitasnya kepada tim yang telah membawanya meraih empat gelar dunia. Meski tim tengah menghadapi tantangan kompetitif, kehadiran Verstappen jangka panjang memberikan stabilitas dan arah bagi Red Bull dalam menghadapi era regulasi baru.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU