SPONSORED

Vasseur Kesal Isu Horner Ganggu Fokus Ferrari di F1 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Vasseur Kesal Isu Horner Ganggu Fokus Ferrari di F1 2026
TO NEWS OVERVIEW
Vasseur Kesal Isu Horner Ganggu Fokus Ferrari di F1 2026

Fred Vasseur tidak bisa menyembunyikan kekesalannya. Di tengah tekanan untuk membawa Ferrari kembali ke jalur juara, ia justru harus menghadapi rumor tak berujung soal masa depannya sendiri. Setelah Grand Prix Azerbaijan, Vasseur buka suara dengan nada yang jarang terdengar: ia dan timnya terganggu oleh spekulasi yang terus menghantui.

Sejak mengambil alih kursi principal dari Mattia Binotto pada 2023, Vasseur memang belum mampu mempersembahkan gelar dunia. Musim 2026 pun berjalan penuh liku. Ferrari disebut-sebut memiliki sasis terbaik di grid, tetapi defisit tenaga pada power unit membuat potensi itu tak terwujud. Di Baku, kedua mobil merah finis di posisi empat dan enam—hasil yang jauh dari harapan.

Namun, yang membuat Vasseur lebih geram bukanlah performa di lintasan, melainkan hiruk-pikuk di luar. Wawancara eks bos Red Bull, Christian Horner, dengan The Times baru-baru ini menambah bensin ke dalam api. Horner menyatakan bahwa jika ia kembali menangani tim F1, hanya ada satu tim yang membuatnya mau menerima posisi non-ownership. Tim itu diimplikasikan sebagai Ferrari, yang ia sebut sebagai 'dream' dan 'raksasa yang tertidur'.

Villeneuve Dukung Keputusan Red Bull Soal Team Order di Baku
Baca JugaVilleneuve Dukung Keputusan Red Bull Soal Team Order di Baku

Ketika ditanya oleh The Race soal kebisingan seputar masa depannya dan rencana kepemimpinan Ferrari, Vasseur yang biasanya santai dan suka bercanda berubah serius. "Ah, kami tidak bekerja dalam ketenangan yang sempurna," tegasnya. "Bagi saya pribadi, dan bagi semua orang di tim. Bagi media, 50% pertanyaan tentang ini, saya pikir itu situasi yang agak membuat frustrasi."

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan bahwa timnya sedang berjuang untuk posisi kedua di klasemen, tetapi diskusi di garasi malah seringkali tentang rumor tersebut. "Kami bertarung untuk P2, tapi pada akhirnya kami semua banyak bicara soal ini, dan bahkan untuk orang-orang di garasi, membahas hal ini adalah diskusi terbaik yang bisa kami lakukan. Tapi itulah kenyataannya, itu bukan di tangan saya. Mr Horner sedang mencari pekerjaan—itu diketahui semua orang—di mana-mana. Tapi apa yang bisa saya lakukan? Hanya mencoba melakukan yang terbaik untuk mendorong tim, meningkatkan motivasi mereka, fokus pada apa yang lebih baik hari ini. Setiap wawancara, 25 kali sehari, kami kembali ke topik ini."

Meski begitu, Vasseur menegaskan komitmennya kepada Ferrari. Ia menyebut pekerjaannya saat ini sebagai 'pekerjaan terbaik di dunia'. Namun, ia juga menambahkan pernyataan yang sedikit misterius: "Tapi ya sudahlah. Masih ada tujuh balapan tersisa, dan saya akan mendorong sampai tikungan terakhir."

Ketika ditanya apakah ia terbuka untuk bekerja dengan Horner di Ferrari, Vasseur hanya bercanda: "Anda harus bertanya kepada asisten saya." Jawaban itu mungkin meredakan ketegangan sesaat, tetapi tetap meninggalkan tanda tanya besar tentang masa depan kursi kepemimpinan di Ferrari.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU