Motorsport, Sportrik Media - Legenda MotoGP Valentino Rossi mengungkapkan daftar ambisi balap mobilnya untuk 2026, dengan Nürburgring Nordschleife dan Suzuka 1000km masuk dalam “wish list” pribadinya.
Juara dunia grand prix sembilan kali itu beralih penuh ke balap mobil pada 2022 setelah pensiun dari MotoGP di akhir 2021. Awalnya fokus pada GT World Challenge Europe, Rossi memperluas programnya ke FIA World Endurance Championship (WEC) pada 2024. Ia menjalani musim penuh WEC bersama BMW pada 2025 sebelum kembali memprioritaskan GTWCE pada 2026.
Rossi membuka musim 2026 dengan finis podium di Bathurst 12 Hours, hasil yang menegaskan konsistensinya di kategori GT3. Kini, pembalap Italia itu mengincar tantangan baru di sejumlah event ikonik.

“Saya ingin mencoba balapan di Nordschleife,” ujar Rossi seperti dikutip Sportscar365.
“Spa 24 adalah balapan GT3 terbesar tahun ini. Jadi saya ingin menang di Bathurst, Spa, Nürburgring. Suzuka juga ada di wish list saya. Jika saya tidak menjalani WEC, saya punya lebih banyak waktu. Saya ingin balapan di Suzuka, saya sangat menyukai trek itu. Terakhir kali saya balapan di sana adalah 2003, jadi sudah lebih dari 20 tahun. Saya berharap bisa melakukannya tahun ini.”
Suzuka memiliki sejarah spesial bagi Rossi. Ia memenangkan Grand Prix Jepang tiga kali berturut-turut antara 2001 hingga 2003. Ia juga memenangi Suzuka 8 Hours 2001 bersama Honda, berduet dengan Colin Edwards.
Selain program GT3, Rossi tidak menutup peluang kembali ke WEC jika mendapat kesempatan di kelas Hypercar. Ia telah memperpanjang kontrak sebagai pembalap pabrikan BMW untuk tiga tahun ke depan.
“Jika ada kesempatan balapan di Hypercar, saya akan sangat senang karena saya sudah mencobanya dan mobil itu luar biasa, sangat menyenangkan,” katanya.
“Tapi saya juga bahagia tetap di GT3. Target saya adalah menjadi pembalap GT3 papan atas. Jika ada kesempatan di Hypercar, tentu saya senang, tetapi di GT3 pun saya menikmati.”
Dengan komitmen jangka panjang bersama BMW dan ambisi tampil di sejumlah ajang legendaris, Rossi terus memperluas warisannya di dunia balap roda empat, lebih dari dua dekade setelah puncak kariernya di roda dua.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!