Toyota resmi mengunci gelar konstruktor WRC 2025 setelah menyapu bersih posisi satu-dua di Rally Chili, dengan Oliver Solberg keluar sebagai pemenang di depan Sebastien Ogier. Kemenangan ini membuat Toyota menyamai rekor legendaris Lancia dengan total gelar konstruktor terbanyak sepanjang sejarah.
Balapan di Chili menjadi penentu: Toyota hanya butuh tambahan tujuh poin lebih banyak dari Hyundai untuk memastikan trofi. Dan mereka melakukannya dengan cara paling meyakinkan—finis 1-2. Dengan dua rali tersisa, Toyota telah mengumpulkan 614 poin, sementara Hyundai tertinggal jauh dengan 410 poin.

“Ini tahun yang luar biasa bagi tim dan semua orang bisa bangga dengan performa ini. Pencapaian yang hebat dan sangat menyenangkan mengendarai mobil-mobil ini tahun ini. Angkat topi untuk semua orang,” ujar Ogier, yang finis kedua di Chili.

Gelar ini menempatkan Toyota sejajar dengan Lancia dalam daftar gelar konstruktor sepanjang masa. Menariknya, wakil principal tim Toyota, Juha Kankkunen, adalah sosok yang membantu Toyota meraih gelar pertamanya sebagai pembalap pada 1993. Kankkunen, empat kali juara dunia, menegaskan bahwa faktor penentu bukanlah performa individu melainkan kerja sama tim.
“Ini adalah seluruh tim dan pekerjaannya. Lalu ada juga atmosfer di antara para pembalap. Mereka bertarung memperebutkan sepersepuluh detik di lintasan, tapi mereka berteman baik di luar lintasan,” tambahnya.
Dominasi Toyota musim ini nyaris sempurna: mereka memenangkan 11 dari 12 rali yang digelar. Satu-satunya kemenangan non-Toyota datang dari Thierry Neuville (Hyundai) di Rally Portugal. Perlu dicatat, meski Sami Pajari memenangkan tiga rali musim ini, poinnya tidak masuk ke pundi-pundi konstruktor Toyota melainkan untuk tim Toyota Gazoo Racing WRT2. Tim yang dianggap sebagai “tim privat” itu kini duduk di posisi ketiga klasemen, di depan M-Sport Ford.
Dengan dua rali tersisa, Toyota masih berpeluang menambah koleksi kemenangan, namun yang terpenting sudah tercapai: gelar juara dunia konstruktor kembali ke pangkuan mereka, dan sejarah baru telah terukir.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!