SPONSORED

Toyota Samai Rekor Lancia, Juara WRC 2025 di Chili

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
Toyota Samai Rekor Lancia, Juara WRC 2025 di Chili
TO NEWS OVERVIEW
Toyota Gazoo Racing. Kuva: TGR WRT / McKlein

Toyota resmi mengunci gelar konstruktor WRC 2025 setelah menyapu bersih posisi satu-dua di Rally Chili, dengan Oliver Solberg keluar sebagai pemenang di depan Sebastien Ogier. Kemenangan ini membuat Toyota menyamai rekor legendaris Lancia dengan total gelar konstruktor terbanyak sepanjang sejarah.

Balapan di Chili menjadi penentu: Toyota hanya butuh tambahan tujuh poin lebih banyak dari Hyundai untuk memastikan trofi. Dan mereka melakukannya dengan cara paling meyakinkan—finis 1-2. Dengan dua rali tersisa, Toyota telah mengumpulkan 614 poin, sementara Hyundai tertinggal jauh dengan 410 poin.

Toyota merayakan gelar WRC 2025 di Chili
Toyota merayakan gelar konstruktor WRC 2025 setelah finis 1-2 di Rally Chili.

“Ini tahun yang luar biasa bagi tim dan semua orang bisa bangga dengan performa ini. Pencapaian yang hebat dan sangat menyenangkan mengendarai mobil-mobil ini tahun ini. Angkat topi untuk semua orang,” ujar Ogier, yang finis kedua di Chili.

WRC: Pertarungan Tiga Pembalap Memanas Jelang Akhir Musim
Baca JugaWRC: Pertarungan Tiga Pembalap Memanas Jelang Akhir Musim

Gelar ini menempatkan Toyota sejajar dengan Lancia dalam daftar gelar konstruktor sepanjang masa. Menariknya, wakil principal tim Toyota, Juha Kankkunen, adalah sosok yang membantu Toyota meraih gelar pertamanya sebagai pembalap pada 1993. Kankkunen, empat kali juara dunia, menegaskan bahwa faktor penentu bukanlah performa individu melainkan kerja sama tim.

ADVERTISEMENT

“Ini adalah seluruh tim dan pekerjaannya. Lalu ada juga atmosfer di antara para pembalap. Mereka bertarung memperebutkan sepersepuluh detik di lintasan, tapi mereka berteman baik di luar lintasan,” tambahnya.

Dominasi Toyota musim ini nyaris sempurna: mereka memenangkan 11 dari 12 rali yang digelar. Satu-satunya kemenangan non-Toyota datang dari Thierry Neuville (Hyundai) di Rally Portugal. Perlu dicatat, meski Sami Pajari memenangkan tiga rali musim ini, poinnya tidak masuk ke pundi-pundi konstruktor Toyota melainkan untuk tim Toyota Gazoo Racing WRT2. Tim yang dianggap sebagai “tim privat” itu kini duduk di posisi ketiga klasemen, di depan M-Sport Ford.

Dengan dua rali tersisa, Toyota masih berpeluang menambah koleksi kemenangan, namun yang terpenting sudah tercapai: gelar juara dunia konstruktor kembali ke pangkuan mereka, dan sejarah baru telah terukir.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU