Silverstone selalu punya cara tersendiri untuk membuat MotoGP terasa tidak terduga. Dalam 11 edisi terakhir Grand Prix Inggris di bekas pangkalan RAF yang kini dikelilingi pedesaan Northamptonshire yang kering ini, 11 pembalap berbeda dari lima pabrikan berhasil meraih kemenangan.
Rentetan unik ini dimulai pada 2013 ketika Jorge Lorenzo mengalahkan Marc Marquez dalam duel sengit. Marquez membalas setahun kemudian, sebelum Valentino Rossi tampil luar biasa di tengah hujan pada 2015. Maverick Vinales mengakhiri penantian Suzuki pada 2016, disusul Andrea Dovizioso (2017), Alex Rins (2019), Fabio Quartararo (2021), Pecco Bagnaia (2022), Aleix Espargaro (2023), Enea Bastianini (2024), dan Marco Bezzecchi tahun lalu.
Dengan lima pembalap yang terpaut hanya 24 poin dan delapan dalam jarak 65 poin menjelang GP Inggris 2026, Silverstone menjadi panggung sempurna untuk kembali memanaskan persaingan musim yang paling tidak terduga dalam beberapa tahun terakhir.

Mengapa bisa terjadi 11 pemenang berbeda dalam 11 tahun di Silverstone? Para pembalap punya teori masing-masing. Franco Morbidelli menunjuk cuaca, sementara Alex Marquez mengingat perubahan kondisi ekstrem antara sprint dan balapan utama tahun lalu. Joan Mir menyoroti sirkuit yang lapang dan konsumsi ban yang tinggi sebagai faktor kunci.
Aprilia datang ke Silverstone sebagai favorit kuat dan langsung membuktikannya. Bezzecchi memecahkan rekor lap dengan catatan 1:56.280 di Practice, mengungguli semua rival. Performa ini makin mengesankan mengingat ia masih dalam masa pemulihan dari patah tulang selangka dan cedera lutut.
Keunggulan Aprilia terlihat jelas: RS-GP tercepat di empat segmen sirkuit. Namun, Bezzecchi mengaku cedera lututnya membatasi ritme balapnya. Sementara itu, rekan setimnya di Trackhouse, Raul Fernandez, menunjukkan kecepatan menjanjikan dengan ban medium, meninggalkan misteri strategi untuk sprint.
Ducati masih punya peluang, dengan Fabio Di Giannantonio tercepat ketiga, tetapi Marc Marquez mengakui konsistensi pembalap Aprilia lebih unggul. Dengan rekor 11 pemenang berbeda, segalanya masih mungkin terjadi di Silverstone.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!