Uji coba resmi perdana Formula 3 di Sirkuit Madring, Madrid, berakhir dengan rentetan insiden yang memprihatinkan. Sebanyak 19 red flag dikibarkan selama dua hari tes, mengindikasikan sejumlah titik berbahaya yang berpotensi menjadi momok saat Formula 1 datang pada September mendatang.
Sepuluh pembalap berbeda tercatat menabrak pagar pembatas, dengan lima red flag terjadi di hari pertama. Christian Ho, Fernando Barrichello, Jin Nakamura, Gladysz, dan Freddie Slater menjadi nama-nama yang terlibat kontak dengan dinding. Insiden terbanyak terjadi di Tikungan 17, yang menjadi awal dari rangkaian tikungan 90 derajat menuju lintasan lurus utama. Area ini memiliki dinding yang rapat di pintu masuk dan keluar, serta melewati terowongan. Meski runoff di tengah tikungan tampak menggoda untuk menambah kecepatan pengereman, bukti menunjukkan risiko besar menanti.
Tikungan 5 dan 6 juga menjadi perhatian, di mana trek mengikuti bentuk bundaran dengan chicane kiri-kanan-kiri yang rapat. Kerb di area ini sangat agresif, mengingatkan pada chicane Singapore Sling yang pernah ada di Sirkuit Singapura. Dalam kondisi balapan, manuver menyalip di kompleks ini berisiko tinggi, dan kemungkinan besar hanya akan menjadi masalah saat sesi time attack dengan kecepatan maksimal.

Tikungan 7, yang berada di puncak bukit buta, menjebak tiga pembalap. Tikungan kanan yang membutuhkan ayunan ke kiri di pintu masuk, dengan dinding agresif di pintu keluar, berpotensi menjadi jebakan di semua sesi. Sementara itu, Tikungan 3, 10, 11, dan 14 masing-masing memakan satu korban, yang kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya grip di awal sesi.
F1 akan mengunjungi Madrid untuk pertama kalinya pada 11-13 September. Carlos Sainz dan Fernando Alonso diharapkan menjadi pusat perhatian di hadapan penggemar tuan rumah, setelah Lewis Hamilton meraih kemenangan pertamanya bersama Ferrari di Barcelona awal musim ini.
Dengan data dari tes F3 ini, tim-tim F1 akan mempelajari dengan cermat titik-titik rawan untuk menyiapkan strategi dan setup yang tepat. Sirkuit baru selalu menyimpan kejutan, dan Madrid tampaknya akan menjadi ujian berat bagi para pembalap dan insinyur.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!