Tanpa 'Tangan Kanan' di Ferrari: Pertaruhan Berisiko Lewis Hamilton di F1 2026

Lewis Hamilton Hadapi Tantangan Ferrari 2026
© RN365/Michael Potts

Formula 1, Sportrik Media - Lewis Hamilton memasuki musim F1 2026 bersama Scuderia Ferrari tanpa membawa personel teknis dari era Mercedes-AMG Petronas Formula One Team, sebuah keputusan yang dinilai signifikan oleh David Coulthard menjelang dimulainya kampanye baru.

Perpindahan Hamilton ke Ferrari musim lalu membuat juara dunia tujuh kali itu harus membangun ulang struktur kerja di dalam garasi, termasuk bekerja dengan race engineer baru, Riccardo Adami. Sepanjang musim 2025, komunikasi radio antara keduanya beberapa kali menjadi sorotan, mencerminkan proses adaptasi yang belum sepenuhnya matang dalam aspek operasional dan strategi balapan.

Menjelang musim 2026, Ferrari melakukan penyesuaian internal dengan memindahkan Adami dari tim F1. Hingga kurang dari dua pekan sebelum seri pembuka, nama race engineer baru Hamilton belum diumumkan secara resmi, mempersempit waktu pembentukan chemistry yang menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan strategis di lintasan.

Max Verstappen Mulai Waspada: Intip Rival Utama 2026 di Tengah Panasnya Tes Bahrain
Baca JugaMax Verstappen Mulai Waspada: Intip Rival Utama 2026 di Tengah Panasnya Tes Bahrain

Coulthard menilai situasi tersebut sebagai dinamika yang tidak lazim dalam konteks kompetisi modern, di mana kesinambungan komunikasi teknis kerap menjadi pembeda dalam fase krusial balapan, termasuk pemilihan strategi pit stop, manajemen ban, dan respons terhadap safety car.

“Saya merasa sangat menarik bahwa Lewis Hamilton meninggalkan Mercedes dan datang ke Ferrari sendirian.”

“Setiap kali saya pindah tim, saya selalu membawa seorang insinyur. Mereka adalah bank data pengetahuan Anda.”

ADVERTISEMENT

“Hubungan dengan insinyur adalah yang paling penting di dalam tim. Dialah yang memperjuangkan pembaruan komponen untuk Anda dan memberi seluruh informasi saat Anda di lintasan untuk menentukan strategi. Bahkan bisa dibilang lebih penting daripada hubungan dengan pasangan Anda.”

Dalam konteks regulasi teknis yang semakin kompleks dan margin performa yang semakin tipis, stabilitas relasi pembalap–insinyur menjadi elemen krusial. Bagi Hamilton dan Ferrari, kepastian struktur teknis menjelang musim 2026 akan menentukan efektivitas adaptasi awal, terutama ketika kalender segera memasuki fase kompetitif yang tidak memberi ruang besar untuk eksperimen.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU