WRC, Sportrik Media - Takamoto Katsuta memimpin klasemen sementara Safari Rally Kenya 2026 setelah pembatalan stage SS16 Sleeping Warrior 2 pada Sabtu sore. Pembalap Toyota Gazoo Racing tersebut akan memasuki hari terakhir reli dengan peluang besar meraih kemenangan pertamanya di Kejuaraan Reli Dunia.
Katsuta naik ke posisi terdepan setelah tiga rekan setimnya di Toyota—Oliver Solberg, Sebastien Ogier, dan Elfyn Evans—mundur dari reli akibat berbagai masalah teknis pada stage Sleeping Warrior pertama atau pada road section setelahnya. Rangkaian insiden tersebut secara drastis mengubah peta persaingan reli pada Sabtu pagi.
Ketika kru bersiap menghadapi lintasan Sleeping Warrior untuk kedua kalinya pada SS16, penyelenggara akhirnya memutuskan membatalkan stage tersebut. Keputusan diambil karena kondisi lintasan yang terlalu berat dan menyulitkan kendaraan penyelamat untuk menjangkau area stage jika terjadi keadaan darurat.

Dengan pembatalan tersebut, Katsuta akan memasuki hari terakhir reli dengan keunggulan sekitar satu menit dan hanya empat stage tersisa. Jika mampu mempertahankan posisinya, pembalap Jepang itu berpeluang mencatat kemenangan pertamanya di WRC.
“Sangat menegangkan mengemudi dalam situasi seperti ini,” kata Katsuta.
“Jauh lebih mudah ketika Anda bertarung untuk selisih sepersepuluh detik.”

Katsuta juga berhasil menambah keunggulannya sebesar 18 detik atas pembalap Hyundai Motorsport, Adrien Fourmaux, pada SS15. Fourmaux memilih pendekatan yang lebih konservatif dengan tujuan melindungi mobilnya dari lumpur yang dapat masuk ke bagian depan kendaraan dan merusak sistem pendinginan.
“Mobil ini sudah balapan selama tiga hari,” kata Fourmaux.
“Kami harus menjaganya.”
Hyundai sendiri melakukan perubahan besar pada tiga mobil i20 N Rally1 mereka setelah service siang hari, termasuk pembaruan pada sistem pendinginan, transmisi, dan suspensi. Namun upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil setelah Thierry Neuville mengalami tiga puncture pada stage Soysambu.
Situasi tersebut membuka peluang bagi Sami Pajari untuk naik ke posisi podium sementara setelah melewati mobil Esapekka Lappi yang kehilangan waktu akibat tekanan ban yang turun pada stage Elmenteita.
“Saya tidak memikirkan hasil akhir,” kata Pajari.
“Saya hanya fokus menuju stage berikutnya.”
Sementara itu Lappi menyatakan bahwa prioritasnya adalah mengamankan poin untuk Hyundai di klasemen konstruktor dan tidak tertarik untuk terlibat duel langsung dengan Pajari.
“Saya tidak peduli dengan hasil posisi. Tidak masuk akal bagi saya untuk bersaing,” ujarnya.
Hari yang penuh drama ini juga membuat pemimpin klasemen WRC2, Robert Virves, naik ke posisi kelima secara keseluruhan dengan keunggulan hampir satu menit atas Gus Greensmith.
Safari Rally Kenya kini memasuki hari terakhir dengan empat stage tersisa sepanjang 57 kilometer. Dengan sejumlah pembalap yang kembali menggunakan sistem restart untuk mengejar poin Super Sunday, reli legendaris Afrika ini masih berpotensi menghadirkan perubahan besar pada hasil akhir kompetisi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!