SPONSORED

Supercars Gagal di Banding, Kasus Tekanan Ban Kai Allen Berakhir

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Supercars Gagal di Banding, Kasus Tekanan Ban Kai Allen Berakhir TO NEWS OVERVIEW
Supercars boss Barclay Nettlefold pictured with Tony Quinn. Image: InSyde Media

Keputusan kontroversial di Perth akhirnya menemui titik akhir. Supercars resmi kalah dalam banding yang mereka ajukan terkait sanksi yang tidak diberikan kepada Kai Allen atas pelanggaran tekanan ban minimum.

Sebelumnya, steward di Perth memutuskan untuk tidak menjatuhkan penalti kepada Allen, meskipun mobilnya terbukti melanggar aturan tekanan ban 16 psi saat berada di grid untuk balapan hari Minggu. Keputusan itu diambil dengan alasan adanya keadaan yang meringankan, namun Supercars merasa perlu mengajukan banding karena dianggap menyangkut integritas regulasi.

Kini, National Court of Appeal telah menolak banding tersebut. Putusan lengkap akan dirilis dalam 14 hari ke depan, dan Supercars diberi waktu tujuh hari untuk memutuskan apakah akan membawa kasus ini ke FIA International Court of Appeal. Namun, langkah tersebut dinilai tidak mungkin ditempuh; Supercars justru diperkirakan akan meninjau ulang regulasi mereka sendiri setelah putusan ini.

Grid Penuh 28 Mobil Siap Meriahkan Carrera Cup Australia di QR
Baca JugaGrid Penuh 28 Mobil Siap Meriahkan Carrera Cup Australia di QR

CEO Supercars, Barclay Nettlefold, menyatakan pihaknya menghormati keputusan pengadilan banding. "Kami mengajukan banding karena kami yakin ini menyangkut hal penting terkait jalannya sidang steward dan penerapan aturan yang perlu dipertimbangkan," ujarnya. Ia juga mengapresiasi profesionalisme Motorsport Australia dan Grove Racing selama proses ini.

ADVERTISEMENT

Dalam pernyataan resmi, Supercars menegaskan komitmennya menjaga integritas kejuaraan dan konsistensi administrasi aturan di semua seri. Mereka juga menantikan alasan tertulis dari pengadilan yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan.

Sementara itu, Grove Racing juga buka suara. Pemilik tim, Stephen Grove, mengatakan, "Kami menghormati keputusan hari Senin dan berterima kasih atas waktu yang diberikan pengadilan. Perkara ini kini ditutup, dan fokus kami sepenuhnya beralih ke Queensland Raceway dan perebutan gelar Sprint Cup."

Dengan berakhirnya kasus ini, perhatian kini tertuju pada bagaimana Supercars akan memperbaiki regulasi agar kejadian serupa tidak terulang. Keputusan ini juga menjadi pelajaran penting bagi semua tim tentang pentingnya kepatuhan terhadap aturan teknis, sekaligus membuka diskusi tentang bagaimana steward menangani kasus serupa di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU