Indonesia kembali menegaskan posisinya di panggung reli Asia-Pasifik. Sumatera Utara Rally 2026 resmi menjadi putaran ketiga FIA Asia-Pacific Rally Championship, sebuah kehormatan yang mengangkat kembali tradisi panjang reli di tanah Batak. Ajang ini akan berlangsung pada 7-9 Agustus 2026, menjadikan Simalungun dan sekitarnya sebagai pusat perhatian pecinta motorsport regional.
Event ini bukan sekadar seri APRC; ia juga menjadi bagian dari Asia Cup dan berjalan beriringan dengan putaran keempat IMI National Rally Championship. Dengan demikian, para pebalap nasional dan internasional akan berbagi lintasan yang sama, menambah daya saing dan kemeriahan. Kalender resmi FIA menempatkan ronde Indonesia ini setelah Otago Rally di Selandia Baru dan South India Rally, sebelum kejuaraan bergerak menuju Rally Longyou di China.
Secara teknis, Sumatera Utara Rally 2026 menawarkan tantangan yang tidak ringan. Total lintasan mencapai 231,10 kilometer, dengan 12 special stage yang semuanya bergravel. Dari total tersebut, 167,96 kilometer merupakan sektor kompetitif yang akan menguji konsistensi, pengelolaan ban, dan ketahanan mobil. SS7/SS10 Tobasari A Reverse menjadi tes terpanjang dengan jarak 18,27 kilometer, sementara SS1/SS4 Bah Butong adalah stage terpendek sepanjang 8,44 kilometer. Tidak ada stage malam, tetapi karakter gravel yang menuntut presisi pacenote akan menjadi kunci.

Rangkaian acara dimulai dengan reconnaissance pada 5-6 Agustus dan shakedown pada Kamis, 6 Agustus. Upacara start akan digelar di H. Adam Malik Square, Pematang Siantar, Jumat pukul 16.00 waktu setempat. Penutupan dijadwalkan melalui ceremonial finish di Sarimatondang Square, Sidamanik, Simalungun, Minggu 9 Agustus pukul 15.45. Rally Headquarters dan service park berada di Toba Sari, dengan kawasan perkebunan PTPN IV sebagai basis utama.
Kehadiran APRC di Sumatera Utara memperpanjang hubungan panjang wilayah ini dengan reli internasional. Sejak I.M.S.U Trans Sumatra Rally 1975, kemudian Rally Indonesia, Danau Toba Rally, hingga putaran APRC, Sumatera Utara selalu punya tempat spesial. Nama-nama besar seperti Colin McRae, Carlos Sainz, Toshihiro Arai, dan Gaurav Gill pernah meninggalkan jejak di sini. Rifat Sungkar, legenda reli Indonesia, juga pernah menjuarai Gudang Garam International Rally Indonesia pada 2002 dan 2003 dengan Mitsubishi Lancer Evolution IV.
Setelah putaran Indonesia, kalender APRC 2026 berlanjut ke Rally Longyou di China pada 30 Oktober-1 November. Dengan status sebagai ronde Asia Cup, Sumatera Utara Rally menjadi kesempatan emas bagi kompetitor untuk mengumpulkan poin penting. Publikasi hasil provisional dijadwalkan Minggu pukul 14.50, sebelum ceremonial finish sore hari. Semua mata kini tertuju pada gravel Simalungun, tempat sejarah reli Indonesia kembali ditulis.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!