Taito Kato mengukir sejarah di sirkuit legendaris Monza dengan meraih kemenangan perdananya di Formula 3 pada Sprint Race, Minggu pagi. Pembalap 18 tahun asal Jepang itu tampil memukau di depan publik Italia, mengawali akhir pekan yang sempurna bagi tim ART Grand Prix.
Namun, sorotan terbesar justru tertuju pada Freddie Slater yang melesat dari posisi ke-12 ke posisi kedua dalam sebuah aksi comeback yang sulit dipercaya. Pemimpin klasemen itu nyaris saja merebut kemenangan, mempertegas dominasinya di ajang ini.
Drama dan Penalti Mewarnai Start
Balapan dimulai dengan kekacauan setelah serangkaian penalti mengubah susunan grid. Ugochukwu kehilangan lima posisi akibat manuver berbahaya, sementara De Palo harus rela tersingkir karena masalah teknis pada mobilnya. Brando Badoer pun memimpin dari posisi terdepan, tetapi nasib berkata lain.

Badoer terlibat insiden dengan Barrichello yang berujung pada kontak dan membuat keduanya melorot ke belakang. Clerot sempat mengambil alih pimpinan, namun kemudian mengalami masalah mesin dan terpaksa keluar dari persaingan, memunculkan nama-nama baru di depan.
Kemenangan Bersejarah di Depan Publik Sendiri
Giusti sempat memimpin, tetapi Kato dengan tenang terus menekan dan akhirnya mengambil alih posisi terdepan untuk meraih kemenangan yang tak terlupakan. Di belakangnya, Slater terus merangkak maju melewati rival-rivalnya, dan dengan beberapa lap tersisa, ia berhasil menempati posisi kedua setelah Rivera keluar lintasan.
Dengan hasil ini, Kato berdiri di puncak podium untuk pertama kalinya, mendengarkan lagu kebangsaan Jepang berkumandang di Monza. Sementara itu, Slater semakin kokoh di puncak klasemen, memperlebar jarak dari Ugochukwu yang gagal mencetak poin.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!