Tantangan Dakar Rally 2026 bagi Toyota Gazoo Racing W2RC sempat terpukul pada Etape 10, namun semangat kolektif antar kru memastikan peluang perebutan gelar tetap hidup. Di tengah kerasnya bagian akhir etape marathon, kerja sama lintas mobil menjadi faktor penentu yang menyelamatkan posisi klasemen tim Jepang tersebut.
Etape 10 merupakan bagian penutup dari marathon stage, di mana seluruh kru harus bermalam di tenda dan melakukan perbaikan kendaraan tanpa bantuan eksternal. Lintasan menuju Bisha menghadirkan special stage sejauh 420 kilometer dengan karakter dune cepat dan bergelombang, menuntut presisi navigasi serta manajemen bahan bakar yang sangat ketat. Kesalahan kecil di fase ini berpotensi berdampak besar terhadap klasemen keseluruhan.

Dalam kondisi tersebut, Henk Lategan dan navigator Brett Cummings sempat menjaga tekanan di barisan depan. Kru #202 Toyota GR Hilux bahkan masuk tiga besar pada paruh awal etape dan masih berada di ritme pemimpin lomba hingga kilometer-kilometer akhir. Namun, kurang dari 10 kilometer menuju finis, mobil mereka kehabisan bahan bakar dan terpaksa berhenti di lintasan.
Momen krusial itu memunculkan esensi sebenarnya dari reli tim. Toby Price dan Armand Monleon menghentikan mobil #204 mereka untuk menarik Hilux #202 hingga garis finis. Aksi ini memastikan Lategan dan Cummings tetap berada dalam reli, sekaligus menjaga peluang klasemen Toyota. Meski kehilangan waktu, kru #202 tetap finis di posisi ketujuh etape dan justru naik ke peringkat kedua klasemen umum karena rival-rival utama kehilangan waktu lebih besar.
Hasil tersebut menempatkan Lategan/Cummings hanya terpaut 12 menit dari pemimpin klasemen Nasser Al Attiyah bersama Fabian Lurquin dari Dacia Sandrider, dengan tiga etape tersisa dan total 764 kilometer kompetitif menanti. Dalam konteks Dakar, selisih tersebut masih membuka peluang jika reli kembali menyajikan kejutan teknis atau navigasi.
Pengorbanan Price dan Monleon berdampak langsung pada hasil mereka sendiri. Sebagai mobil pembuka ketiga, mereka sudah berada pada posisi kurang menguntungkan sejak awal etape. Setelah membantu rekan setimnya, kru #204 harus puas finis di posisi ke-41. Meski demikian, mereka tetap bertahan di 10 besar klasemen umum, tepatnya di posisi kesembilan, menjaga target realistis finis kuat hingga Yanbu.
Pendekatan kolektif juga ditunjukkan Seth Quintero dan Andrew Short. Kru #203 sengaja menahan laju pada fase awal untuk membayangi Lategan dan Cummings, memastikan mereka siap memberi bantuan jika diperlukan. Mereka kemudian kehilangan waktu akibat waypoint yang terlewat, namun mampu bangkit dan finis ke-14. Hasil ini menempatkan Quintero/Short di posisi ke-13 klasemen umum, hanya terpaut sembilan menit dari 10 besar.

Secara keseluruhan, Etape 10 memperlihatkan bahwa kekuatan Toyota Gazoo Racing W2RC tidak hanya terletak pada kecepatan individual, tetapi pada disiplin strategi dan solidaritas tim. Di reli sepanjang Dakar, pendekatan semacam ini kerap menjadi pembeda antara sekadar finis dan tetap berada dalam perebutan gelar.
Di luar kubu Toyota, kemenangan etape diraih Mathieu Serradori bersama Loic Minaudier untuk Century Racing. Mereka unggul atas Al Attiyah/Lurquin, sementara Sebastien Loeb dan Edouard Boulanger melengkapi podium untuk Dacia.
Hasil Sementara Etape 10 Dakar 2026 (Ultimate)
| Pos | Kru | Tim | Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Mathieu Serradori / Loic Minaudier | Century Racing | 4j 48m |
| 2 | Nasser Al Attiyah / Fabian Lurquin | Dacia Sandrider | +6:12 |
| 3 | Sebastien Loeb / Edouard Boulanger | Dacia Sandrider | +9:20 |
| 7 | Henk Lategan / Brett Cummings | Toyota Gazoo Racing W2RC | +13:09 |
| 14 | Seth Quintero / Andrew Short | Toyota Gazoo Racing W2RC | +23:28 |
| 41 | Toby Price / Armand Monleon | Toyota Gazoo Racing W2RC | +40:09 |
Klasemen Umum Sementara Dakar 2026 Setelah Etape 10 (Ultimate)
| Pos | Kru | Tim | Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Nasser Al Attiyah / Fabian Lurquin | Dacia Sandrider | 41j 39m 50d |
| 2 | Henk Lategan / Brett Cummings | Toyota Gazoo Racing W2RC | +12:00 |
| 3 | Nani Roma / Alex Haro | Ford | +12:50 |
| 4 | Sebastien Loeb / Edouard Boulanger | Dacia Sandrider | +23:04 |
| 9 | Toby Price / Armand Monleon | Toyota Gazoo Racing W2RC | +59:36 |
| 13 | Seth Quintero / Andrew Short | Toyota Gazoo Racing W2RC | +1:18:06 |
Dengan reli kini bergerak ke arah Al Henakiyah sebelum finis di Yanbu, Etape 10 menjadi pengingat bahwa Dakar 2026 bukan hanya pertarungan kecepatan, melainkan ujian solidaritas dan kecerdasan kolektif. Bagi Toyota Gazoo Racing W2RC, semangat tim inilah yang memastikan tantangan mereka tetap hidup hingga hari-hari terakhir.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!