SPONSORED

Shanghai Bersiap Jadi Tuan Rumah Pembuka F1 2027

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Shanghai Bersiap Jadi Tuan Rumah Pembuka F1 2027
TO NEWS OVERVIEW
Shanghai Bersiap Jadi Tuan Rumah Pembuka F1 2027

Ketika ketegangan di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda, Formula 1 mulai menyusun rencana darurat untuk kalender 2027. Sirkuit Shanghai, yang belum pernah menjadi tuan rumah balapan pembuka, kini mencuat sebagai kandidat terkuat menggantikan Bahrain dan Australia.

Laporan dari The Race menyebutkan bahwa jika konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran masih berlanjut hingga musim gugur dan musim dingin, peluang GP China untuk membuka musim depan semakin besar. Shanghai sebenarnya sudah lama menjadi bagian dari kalender F1 sejak 2004, tetapi posisinya selalu di akhir musim atau di tengah tahun.

Kini, dengan situasi yang tidak menentu, Liberty Media selaku pemegang hak komersial F1 mulai mempertimbangkan opsi alternatif. Rencana awal adalah membuka musim dengan dua seri di Timur Tengah, yaitu Bahrain dan Arab Saudi pada 14 dan 21 Maret, sebelum bertolak ke Australia, Jepang, dan China pada bulan April.

Ferrari Dinilai Hadapi Ujian Pertama Hubungan Hamilton-Lec
Baca JugaFerrari Dinilai Hadapi Ujian Pertama Hubungan Hamilton-Lec

Namun, jika perang masih berkecamuk, maka rencana itu batal. Sirkuit Melbourne yang biasanya menjadi pembuka juga sedang dalam proses renovasi besar-besaran pada bangunan pit, yang diprediksi belum selesai sebelum Maret. Alhasil, Shanghai muncul sebagai pilihan paling logis untuk mengawali musim.

ADVERTISEMENT

Jika skenario B terwujud, Shanghai akan menjadi tuan rumah pertama, diikuti Suzuka secara beruntun, sementara Melbourne bisa ditempatkan di akhir Maret atau bahkan di slot awal April. Ini akan menjadi pertama kalinya sejak 1995, saat GP Brasil, bahwa pembuka musim tidak digelar di Albert Park atau Sakhir.

Keputusan ini juga berdampak pada akhir musim 2026. Qatar dan Abu Dhabi, yang biasanya menjadi penutup, masih belum jelas nasibnya. F1 harus segera memutuskan apakah kedua seri itu tetap digelar atau dipindahkan, mengingat situasi politik yang masih dinamis.

Belum ada pernyataan resmi dari Liberty Media, tetapi sumber internal menyebut bahwa opsi Shanghai semakin diminati. Jika ini terwujud, akan menjadi momen bersejarah bagi F1 dan juga bagi para penggemar di Asia, yang selama ini jarang menikmati balapan pembuka di kawasan mereka.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU