SPONSORED

Yamakoshi: Saya Bisa Saingi Pembalap Top di Musim Debut F3

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Yamakoshi: Saya Bisa Saingi Pembalap Top di Musim Debut F3
TO NEWS OVERVIEW
Yamakoshi: Saya Bisa Saingi Pembalap Top di Musim Debut F3

Hiyu Yamakoshi mengakhiri musim debutnya di Formula 3 dengan keyakinan baru: ia bukan hanya bisa bertarung dengan para pembalap terbaik, tetapi juga mengalahkan mereka. Pembalap Jepang yang membela Van Amersfoort Racing itu mengakui bahwa hasil-hasil impresifnya sepanjang 2026 telah mengubah cara pandangnya terhadap persaingan di level tertinggi junior motorsport.

Musim yang dijalaninya tidak dimulai dengan mulus. Yamakoshi sempat didiskualifikasi dan gagal mencetak poin dalam tiga balapan awal. Namun, kebangkitannya dimulai di Barcelona, ketika ia meraih podium pertamanya di Feature Race dengan finis P2. Sejak saat itu, performanya terus menanjak, termasuk meraih pole position pertamanya di Red Bull Ring dan podium lain di Spa-Francorchamps.

Saat ini, Yamakoshi duduk di posisi ketujuh klasemen dengan hanya 20 poin yang memisahkannya dari peringkat ketiga. Dengan dua putaran tersisa, peluang untuk naik ke posisi yang lebih tinggi masih terbuka lebar. Bagi seorang rookie, pencapaian ini jelas di luar ekspektasi awalnya.

Alpine Pertahankan Colapinto untuk 2027, Keputusan Konservatif?
Baca JugaAlpine Pertahankan Colapinto untuk 2027, Keputusan Konservatif?

“Saya benar-benar tidak menyangka bisa meraih pole di Red Bull Ring,” ujarnya kepada Formula 3. “Podium sebenarnya sudah saya targetkan, tapi tidak di Feature Race. Saya pikir podium akan datang di Sprint, tapi ternyata yang pertama justru di Barcelona dengan P2. Kami mengejar P1 sepanjang balapan. Ini luar biasa. Saya merasa membuat kemajuan besar dari tahun lalu, dan hasil ini memberi saya kepercayaan diri ekstra setiap kali turun ke lintasan.”

ADVERTISEMENT

Kepercayaan diri itu pula yang membuatnya kini berani membandingkan dirinya dengan para pembalap top yang didukung tim junior F1. “Yang paling penting secara mental adalah saya sadar saya tidak lambat. Saya bisa bersaing dengan pembalap top, dengan pembalap junior F1 terbaik. Saya bisa bertarung dengan mereka, bahkan kadang lebih cepat. Itu membuat saya sangat percaya diri,” tegasnya.

Di dalam tim Van Amersfoort Racing, Yamakoshi juga mendapat banyak dukungan dari rekan setimnya, terutama Bruno Del Pino, yang memiliki pengalaman satu musim di F3. “Enzo dan saya sama-sama rookie, kami banyak belajar dari Bruno. Di awal musim, saya belajar banyak darinya, dan itu sangat membantu saya mengekstrak performa terbaik dari mobil dan diri saya sendiri,” jelasnya.

Perjalanan Yamakoshi membuktikan bahwa transisi dari GB3 dan FRECA ke F3 bukanlah halangan untuk langsung kompetitif. Ia kini menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan di sisa musim ini, sekaligus menegaskan bahwa generasi pembalap Jepang terus melahirkan talenta-talenta baru di kancah balap internasional.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU