Sebastien Ogier menilai ketahanan ban dan struktur rute menjadi pelajaran utama dari Acropolis Rally 2026 setelah pembalap Toyota itu meraih kemenangan di Yunani.
Ogier mengakui Acropolis Rally tetap menjadi salah satu event paling brutal dalam kalender WRC, tetapi menegaskan bahwa karakter tersebut sudah diketahui semua pihak sebelum reli dimulai. Kondisi jalan Yunani yang kasar kembali menempatkan manajemen ban sebagai faktor penting sepanjang akhir pekan.
Pemasok ban Hankook datang dengan persiapan lebih baik setelah memperkenalkan ban gravel yang diperbarui, menyusul masukan dari pembalap dan tim. Ban tersebut menggunakan tread lebih tebal untuk meningkatkan daya tahan di kondisi Yunani yang dikenal sangat menghukum.

Ogier menyambut respons Hankook, tetapi menilai pengembangan tersebut belum cukup untuk menghadapi tingkat kekasaran Acropolis Rally. Menurutnya, event seperti Yunani membutuhkan produk yang lebih spesifik jika targetnya adalah bertahan secara konsisten dalam kondisi ekstrem.
“Saya tidak ingin terlalu keras kepada Hankook karena mereka memang membuat beberapa peningkatan menuju reli ini. Tetapi untuk kekasaran Yunani, itu jelas belum cukup. Ini jenis reli di mana Anda membutuhkan produk khusus jika ingin bertahan dalam kondisi seperti ini,” kata Ogier.
Acropolis Rally tahun ini juga menghadirkan perubahan besar pada rute, termasuk sejumlah stage baru dan total itinerary lebih dari 1.500 kilometer. Ogier menilai perubahan itu secara umum berjalan positif, terutama karena lebih banyak stage hanya dijalankan satu kali sehingga kerusakan permukaan jalan tidak separah jika banyak stage diulang.
Namun, juara dunia delapan kali itu menyoroti jarak road section yang terlalu panjang sebagai area yang masih perlu diperbaiki penyelenggara. Ia juga menyebut pengalaman transfer dengan kapal sebagai elemen berbeda, meski mengakui efek perjalanan itu masih terasa pada stage pertama.
Ogier menambahkan bahwa format dengan lebih sedikit stage berulang membantu mengurangi degradasi jalan, tetapi tetap tidak menghapus kerugian bagi pemimpin klasemen yang harus membuka jalan. Ia menyebut posisi start pertama di gravel masih menjadi disadvantage besar, isu yang sudah lama ia kritik dalam konteks persaingan WRC.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!