Sami Pajari tiba di Chile dengan modal tiga kemenangan beruntun, namun podium di Rally Chile terancam sirna kecuali pembalap-pembalap terdepan menghadapi masalah pada Minggu. Pembalap Finlandia itu kini menempati posisi kelima menjelang empat special stage terakhir, tertinggal lebih dari satu menit dari pemimpin dan lebih dari 50 detik dari zona podium. Meski demikian, posisinya aman dari kejaran di belakang.
Dalam sesi wawancara, Pajari dengan tenang menjawab pertanyaan mengapa ia tidak mampu menemukan pace kemenangan seperti bulan-bulan sebelumnya. "Itu pertanyaan yang sangat bagus. Untuk alasan tertentu, kami tidak bisa menyamai catatan waktu terbaik kali ini. Tapi memang begitulah olahraga, khususnya balap, terkadang terjadi," ujarnya. Ia menambahkan bahwa bahkan pembalap yang telah meraih sembilan gelar juara dunia pun tidak selalu menang di setiap reli, dan variasi semacam ini adalah hal normal.
Pajari menegaskan bahwa ia tentu merasa kecewa dan berencana mempelajari data secara mendalam setelah reli untuk mengetahui apa yang salah. "Tentu saja, kami perlu melihat lebih dalam untuk mengetahui apa yang terjadi. Saya tidak mengatakan ada masalah besar di balik ini, tetapi kami perlu memahami di mana kami kehilangan waktu," jelasnya. "Kami harus belajar dari hal-hal itu dan berusaha lebih baik ke depannya. Kemarin, kami hanya terpaut beberapa detik untuk berada beberapa posisi lebih tinggi. Saya tidak tahu seberapa besar pengaruh posisi start."

Setelah Thierry Neuville dari Hyundai mengalami off-road, Pajari sempat berjalan hampir di depan pada stage Sabtu. "Itu jelas menjelaskan banyak hal. Meski begitu, itu bukan alasan. Kemarin sore kami sudah kompetitif, tetapi hari ini kami kurang," tambahnya.
Pajari masih terlibat dalam perebutan gelar juara, dengan hanya dua putaran tersisa setelah Chile. Namun, posisi kelima tidak membantu situasinya—justru sebaliknya, karena pemimpin klasemen sekaligus rekan setimnya, Elfyn Evans, tengah berjuang untuk posisi kedua. Evans sejauh ini memegang keunggulan jelas dalam poin Super Sunday musim ini, tetapi Pajari harus tampil maksimal pada Minggu di Chile.
"Tentu saja, itu bisa sangat menentukan. Saya sangat berharap kami bisa sedikit memperkecil jarak poin, tetapi pada saat yang sama, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Persaingan di depan sangat ketat, jadi apa pun masih bisa terjadi pada siapa pun," kata Pajari. "Situasinya cukup jelas, tetapi salah satu stage yang akan kami hadapi benar-benar baru bagi semua orang dan juga cukup menantang. Apa pun bisa terjadi di sana."
Dengan sisa reli yang menantang, Pajari dituntut untuk tetap fokus dan memaksimalkan setiap kesempatan. Analisis matangnya menunjukkan kesadaran akan pentingnya memahami penyebab kehilangan pace, sekaligus tekad untuk bangkit di sisa musim. Rally Chile menjadi ujian mental dan teknis bagi pembalap muda Finlandia itu, yang masih berpeluang memperbaiki posisi klasemen jika mampu memanfaatkan situasi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!